Desakita.co – Pemerintah Desa (Pemdes) Sumbertebu, Kecamatan Bangsal melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) GGS Jaya Sumbertebu terus melakukan inovasi dalam mengembangkan unit usahanya. Saat ini, BUMDes GGS Jaya Sumbertebu tengah fokus pada pembangunan fisik toko pertanian yang diproyeksikan menjadi solusi menyediakan sarana produksi pertanian bagi warga desa.
Unit usaha baru tersebut berlokasi strategis di Komplek Usaha BUMDes, tepatnya di sebelah utara Taman GGS Pawon Majapahit. Pemilihan lokasi ini diharapkan memudahkan akses bagi para petani yang ingin mendapatkan kebutuhan cocok tanam sambil menikmati suasana pusat aktivitas desa.
’’Insyaallah, dalam satu bulan ke depan pembangunan fisik akan rampung 100 persen. Kami berupaya semaksimal mungkin agar toko ini segera siap beroperasi,’’ ujar Akhmad Khisom, Direktur BUMDes GGS Jaya Sumbertebu.
Target penyelesaian ini bukan tanpa alasan, toko BUMDes Pertanian GGS Jaya Sumbertebu dipersiapkan untuk melayani mulai kebutuhan petani tepat pada waktunya, yakni saat memasuki Masa Tanam (MT) ke-2.Nantinya, toko tersebut akan menyediakan produk-produk pertanian yang lengkap dan berkualitas. Antara lain benih unggul meliputi bibit padi, jagung, serta aneka bibit sayuran.
’’Selain itu, juga ada nutrisi tanaman yang disediakan yakni, berbagai jenis pupuk untuk mendukung kesuburan tanah sekaligus obat-obatan pertanian (pestisida/fungisida) untuk penanggulangan hama,’’ urainya.
Kehadiran toko pertanian di bawah naungan BUMDes GGS Jaya ini, jadi bentuk nyata kehadiran desa dalam mendukung sektor pertanian yang menjadi mata pencaharian utama warga Sumbertebu. Dengan adanya toko yang dikelola langsung oleh desa, diharapkan harga kebutuhan pertanian menjadi lebih kompetitif dan stok selalu tersedia saat dibutuhkan. Pihaknya mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung usaha milik desa ini.
’’Dengan membeli kebutuhan pertanian di BUMDes, secara tidak langsung warga juga berkontribusi pada Pendapatan Asli Desa (PADes) yang nantinya akan kembali lagi untuk pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Desa Sumbertebu,’’ pungkasnya. (oce/fen)












