Potensi

Gelar Sedekah Bumi Setiap Tahun, Upaya Desa Pandanwangi Jombang Wujud Lestarikan Budaya dan Kearifan Lokal

×

Gelar Sedekah Bumi Setiap Tahun, Upaya Desa Pandanwangi Jombang Wujud Lestarikan Budaya dan Kearifan Lokal

Sebarkan artikel ini
KEARIFAN LOKAL: Kepala Desa Pandanwangi Asan membaur bersama masyarakat saat acara sedekah bumi di Punden Ki Ageng Butuh.

Desakita.co – Desa Pandanwangi, Kecamatan Diwek memiliki tradisi rutin sedekah bumi setiap tahun.

Tradisi leluhur yang terlaksana turun temurun ini diikuti semua warga.

Bergantian mulai Dusun Pandanwangi, Gading, Jatisari, Beyan, Bencal dan Dusun Butuh.

“Kirab gunungan dan pagelaran kesenian tradisional diadakan Dusun Pandanwangi dan Dusun Butuh, sedangkan empat dusun lain menggelar tumpengan dan acara keagamaan bersama,” ujar Asan Kepala Desa Pandanwangi.

Baca Juga:  Cerita Remaja Asal Desa Kepuhkembeng Jombang Raup Cuan dari Kreativitas Gelang Paracord

Masyarakat dan para donatur dari masing-masing dusun secara sukarela memberikan sumbangsih demi terselenggaranya sedekah bumi.

Terlebih, sedekah bumi sudah menjadi ikon dan agenda tahunan Desa Pandanwangi.

Khususnya di Dusun Pandanwangi dan Dusun Butuh yang menarik perhatian masyarakat luar desa.

Selain menyajikan pagelaran kesenian tradisional seperti jaranan dan reog, masyarakat sekitar berebut gunungan tumpeng hasil bumi yang berisi buah, sayur dan jajan pasar.

Baca Juga:  Desa Kromong Ngusikan Jombang Tiap Tahun Rutin Gelar Sedekah Bumi, Pemdes: Lestasikan Budaya dan Kearifan Lokal di Era Modern

Sebelumnya gunungan tumpeng dikirab mengelilingi dusun.

“Masyarakat sekitar pada intinya berharap ngalap berkah dari sedekah bumi, karena seluruh kegiatan selalu kami awali doa bersama di punden leluhur masing-masing dusun,” tambahnya.

Pemerintah Desa (Pemdes) Pandanwangi turut berperan serta memberi perhatian khusus dalam acara sedekah bumi.

Baca Juga:  Sediakan Taman Bermain Anak Gratis, Cara Kelurahan Kepanjen Jombang Tingkatkan Pelayanan Masyarakat

“Di antaranya penugasan satuan Perlindungan Masyarakat (Linmas) guna pengamanan lalu lintas dan menjaga kondusifitas selama acara. Seluruh perangkat desa juga terjun langsung dalam susunan kepanitiaan secara sukarela,” tegas Asan.

Ditegaskannya, sedekah bumi menjadi wujud sinergi Pemdes dan masyarakat Desa Pandanwangi dalam melestarikan budaya dan kearifan lokal di era modern. (dwi/bin/ang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *