Uncategorized

Mudik Lebaran di Jombang, Polisi Antisipasi Macet Panjang di Jalur Bandarkedungmulyo

×

Mudik Lebaran di Jombang, Polisi Antisipasi Macet Panjang di Jalur Bandarkedungmulyo

Sebarkan artikel ini
LANGGANAN MACET: Jalan Raya Bandarkedungmulyo selalu macet setiap arus mudik, (14/3). (Achmad RW/Radar Jombang)

DesaKita.co – Jalan Raya Bandarkedungmulyo, Jombang diprediksi kembali menjadi titik kemacetan saat arus mudik Hari Raya Idul Fitri di Kabupaten Jombang.

Untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan di jalur arteri tersebut, Satlantas Polres Jombang menyiapkan sejumlah jalur alternatif serta skema rekayasa lalu lintas.

’’Untuk mengurai kepadatan kendaraan, kita telah menyiapkan rekayasa lalu lintas berupa contraflow dari perlintasan rel KA Bandar hingga Simpang Mengkreng Kediri dengan panjang sekitar 2,5 kilometer,’’ kata Kasat Lantas Polres Jombang AKP Anjar Rahmad Putra.

Dalam skema tersebut, arus kendaraan dari arah Kediri dan Nganjuk akan ditutup sementara. Selanjutnya kendaraan dari arah Jombang akan diarahkan menggunakan satu jalur menuju barat atau menuju Simpang Mengkreng Kediri.

Polisi juga menyiapkan pengalihan arus kendaraan dari Exit Tol Bandar Kedungmulyo menuju Simpang 3 Jatipelem. Kemudian diarahkan ke Kunjang, Pelemahan, Simpang 4 Papar, hingga menuju Kediri.

Baca Juga:  Inspiratif! Jamiyah Ora Umum Ponpes Izzatul Quran di Desa Kayangan Diwek Jombang Semangat Belajar Ngaji Meski Punya Anak Cucu

’’Kalau kepadatan sudah sampai di Exit Tol Bandar, nanti kendaraan kita belokkan ke kiri menuju Jalan Raya Jatipelem. Bahkan bisa saja Exit Tol Bandar kita tutup sementara, termasuk dari arah Nganjuk, lalu dialihkan ke Exit Tol Mojokerto atau Tembelang,’’ urainya.

Potensi kepadatan kendaraan di jalur tersebut diperkirakan terjadi saat Hari Raya Idul Fitri hingga H+1 dan H+2. Karena itu, masyarakat yang akan melintas di jalur arteri Jombang–Kediri diimbau memanfaatkan jalur alternatif yang telah disiapkan.

Beberapa jalur alternatif yang bisa digunakan pemudik di antaranya dari Exit Tol Bandar Kedungmulyo menuju Simpang 3 Jatipelem lalu ke arah Kunjang, Pelemahan, Simpang 4 Papar hingga Kediri.

Sedangkan kendaraan dari arah Surabaya yang melintas di jalur arteri bisa mengambil rute Simpang 4 Gatot Subroto, Jalan KH Hasyim Asy’ari, Jalan Raya Cukir.

Baca Juga:  3.422 Siswa MA Negeri di Jombang Ikuti Tryout ANBK, Wujud Sinergitas Kemenag dan Jawa Pos Radar Jombang

Simpang 3 Blimbing, Simpang 3 Kesemen, Simpang 4 Pelemahan, hingga Simpang 4 Papar sebelum menuju Kediri atau Nganjuk.

’’Jalur alternatif cukup banyak. Kendaraan juga bisa kita turunkan dari Exit Tol Mojokerto menuju jalur arteri, atau dari Exit Tol Bandar ke arah Jalan Raya Jatipelem,’’ ujarnya.

Selama pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026, Polres Jombang juga menyiagakan personel gabungan dari kepolisian, TNI, serta relawan untuk membantu pengamanan dan pengaturan lalu lintas.

Khusus untuk mengantisipasi kemacetan, Satlantas Polres Jombang membentuk Tim Buraq yang beranggotakan 15 personel.

Tim ini bertugas sebagai reaksi cepat untuk mengurai kemacetan serta memberikan pelayanan kepada masyarakat di jalan.

Baca Juga:  Puskesmas Keboan Jombang Benarkan Warga Desa Mojodanu Alami Demam Hingga Nyeri

’’Tim Buraq ini kita siapkan sebagai tim reaksi cepat untuk mengurai kemacetan sekaligus membantu masyarakat yang membutuhkan pertolongan di jalan,’’ urainya.

Kemacetan di Simpang Mengkreng kerap berdampak hingga wilayah Jombang. Antrean kendaraan dari arah Jombang menuju Kediri maupun Nganjuk bahkan bisa mengular hingga 2,5 kilometer sampai kawasan perlintasan rel kereta api Bandar Kedungmulyo.

’’Penyebab kemacetan kita itu di rel KA Bandar, karena setiap 30 menit sekali ada kereta api melintas. Saat palang pintu ditutup, antrean kendaraan langsung panjang,’’ ungkapnya.

Kondisi tersebut membuat arus lalu lintas di jalur nasional sering tersendat. Terutama ketika volume kendaraan meningkat saat arus mudik. Setiap penutupan perlintasan kereta api menyebabkan kendaraan menumpuk dan memperpanjang antrean di sepanjang Jalan Raya Bandar Kedungmulyo. (riz/jif)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *