Desakita.co – Pemerintah Desa (Pemdes) Sumberagung, Kecamatan Perak memiliki komitmen besar dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Pemdes bersinergi dengan Dinas Pertanian (Disperta) Kabupaten Jombang dalam membentuk Brigade Pangan (BP) yang beranggotakan petani muda atau petani milenial se-Kecamatan Perak.
Brigade Pangan bernama Bakti Untuk Negeri tersebut merupakan gabungan generasi muda dari perwakilan seluruh desa se-Kecamatan Perak. Saat ini Brigade Pangan Bakti Untuk Negeri beranggotakan 14 personel aktif. ”Mereka juga telah memiliki kantor sekretariat di Dusun/Desa Sumberagung, pertimbangannya karena mayoritas anggota merupakan warga desa kami dan kebetulan ada bekas bangunan warung yang dapat dimanfaatkan,” ujar Kepala Desa Sumberagung Mohammad Mukhlis.
Brigade Pangan merupakan salah satu program unggulan Kementerian Pertanian (Kementan). Bentuknya berupa kelembagaan usaha pertanian yang bertujuan menjadi wadah bagi generasi muda untuk bersinergi dalam pengelolaan usaha tani.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Jombang M Rony yang turut hadir saat pertemuan menambahkan, ada sembilan poin penting yang harus diterapkan oleh seluruh anggota Brigade Pangan agar dapat berjalan lancar dan berhasil. ”Sembilan poin tersebut meliputi kelembagaan, program kerja, pelayanan, koordinasi, evaluasi, perawatan, memaksimalkan peran media, membangun jejaring, serta menyisihkan anggaran dana sosial agar berkah,” terangnya.
Terbentuknya kelembagaan petani muda, diharapkan menjadi wadah bagi para generasi pemuda sebagai instrumen strategis dalam mendorong keberhasilan program swasembada pangan. Harapannya Brigade Pangan menjadi sebuah gerakan kolaboratif yang dapat menghidupkan kembali lahan-lahan tidur dan membuat lahan pertanian tetap produktif serta menumbuhkan semangat gotong royong sebagai pilar ketahanan nasional. ”Kami berharap kolaborasi dalam menjalankan program ini dapat menggenjot produktivitas pertanian, tujuan utamanya dapat memperkuat ketahanan pangan nasional, mewujudkan swasembada pangan serta menciptakan lapangan kerja baru di sektor pertanian,” pungkas Mukhlis. (dwi/naz)












