Desakita.co – Tradisi Riyaya Unduh-Unduh yang digelar jemaat Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) Mojowarno di Desa Mojowarno Kabupaten Jombang, Minggu (12/5) pagi berlangsung meriah.
Tradisi ini digelar sebagai wujud rasa syukur kepada Tuhan atas hasil panen yang melimpah sudah berjalan turun-tumurun sejak sekitar 1930, dan hingga kini semakin eksis.
Pantauan di lokasi, sejak pukul 06.00, tampak ribuan warga mulai memadati area GKJW.
Terlihat jemaat dari masing-masing dusun mengarak aneka hasil bumi menuju halaman gereja yang sudah berusia seabad lebih ini.
Tampak aneka sayuran, buah-buahan dan hasil bumi lainnya hingga beberapa hewan ternak.
Baca Juga: Ada Tradisi Nyadran Hingga Barikan, Pemdes Purisemanding Komitmen Lestarikan Tradisi Sedekah Desa
Gozali panitia acara hari raya unduh-unduh menyampaikan, tradisi unduh-unduh adalah sebagai bentuk rasa syukur atas hasil panen warga jemaat yang melimpah.
”Tradisi hari raya unduh-unduh ini adalah hari raya persembahan untuk umat khususnya para petani dan para jemaat yang ada di GKJW Mojowarno Jombang ini,” ujar dia.
Setelah semua terkumpul di gereja, keseluruhan hasil bumi dilelang secara umum dan hasilnya dikembalikan untuk kesejahteraan gereja dan jemaat.
”Bangunan arak-arakan itu nanti setelah peribadatan akan dilelang. Kemudian hasil lelang akan digunakan gereja yang sudah jadi program di tahun 2024,” pungkasnya. (ang/naz)












