Desakita.co – Permintaan sapi potong jelang hari raya Idul Adha meningkat.
Hal ini menjadi berkah bagi peternak di wilayah Desa/Kecamatan Wonosalam.
”Saat ini dari total 10 ekor, kira-kira sudah terjual 50 persen,” ujar Gigih Bawono, 50 peternak di Dusun Mangirejo, Desa Wonosalam, kemarin (29/5).
Ia mengakui, sapi di kandangnya sudah banyak yang menawar.
Selain bobotnya menggiurkan, sapi yang diternak gigih terjamin kualitasnya.
”Termasuk kesehatan dan kebersihan sapi kita jamin. Kita rawat betul di sini,” jelas dia.
Harga jual sapi di kandang gigih bervariatif, mulai Rp 18 juta, Rp 20 juta hingga paling besar dan mahal Rp 29 juta.
”Kalau harga itu kan tergantung bobot dan jenisnya,” tandasnya.
Dalam menjual sapinya, gigih mengandalkan pemasaran secara getok tular.
Baca Juga: Harga Jual Bersaing, Warga Desa Wonosalam Jombang Tertarik Budi Daya Cacing Tanah, Ini Jenisnya
Dengan cara mengabari rekan dan saudaranya jika sapi yang ada di kandangnya siap dijual.
”Ada juga yang kami tawarkan lewat media sosial,” pungkasnya (ang/naz/ang)












