Pemerintahan

Program MBG di Pesantren Mambaul Ma’arif Denanyar Jombang Sukses, Wujud Sinergitas SPPG Mambaul Ma’arif dan BUMDesma Sumobito Lancar Abadi

×

Program MBG di Pesantren Mambaul Ma’arif Denanyar Jombang Sukses, Wujud Sinergitas SPPG Mambaul Ma’arif dan BUMDesma Sumobito Lancar Abadi

Sebarkan artikel ini
TINJAU: Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Masyarakat Desa, Daerah Tertinggal dan Daerah Tertentu Kemenko Pemberdayaan Masyarakat, Prof Abdul Haris meninjau langsung pelaksanaan MBG di Pesantren Mambaul Ma’arif Denanyar, Kamis (17/7).

Desakita.co – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Pesantren Mambaul Ma’arif Denanyar berjalan sukses. Hal tersebut terlaksana atas sinergitas dan kerja sama BUMDESMA Sumobito Lancar Abadi dengan SPPG Ponpes Mambaul Ma’arif Denanyar.

Program MBG di Pesantren Mambaul Ma’arif Denanyar mendapat apresiasi dari Kemenko Pemberdayaan Masyarakat. Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Masyarakat Desa, Daerah Tertinggal dan Daerah Tertentu Kemenko Pemberdayaan Masyarakat, Prof Abdul Haris meninjau langsung pelaksanaan MBG, pada Kamis (17/7).

”Pada bulan Desember 2024, Menko Pemberdayaan Masyarakat, pak Muhaimin Iskandar menginisiasi kerja sama BUMDesma Sumobito Lancar Abadi dengan SPPG Ponpes Mambaul Ma’arif Denanyar. Hari ini saya meninjau pelaksanaan kerja sama tersebut,’’ ujar Prof Abdul Haris.

Baca Juga:  Pengadaan Lahan Hunian Tetap Warga Terdampak Longsor di Desa Sambirejo Wonosalam Jombang Diplot Rp 550 Juta

Menurut dia, sinergitas dan kerja sama BUMDesma Sumobito Lancar Abadi dengan SPPG Ponpes Mambaul Ma’arif Denanyar dalam mendukung terlaksananya program MBG sangat luar biasa.

”Prospeknya sangat luar biasa bagus.Ratusan juta transaksi dilakukan setiap bulan antara SPPG dengan BUMDes/BUMDesma dan koperasi. Dengan jumlah siswa yang dilayani sekitar 3.000-an siswa maka transaksi setiap bulannya sekitar 600 juta rupiah” tambahnya.

Baca Juga: Wujudkan Desa Produktif dan Mandiri, DPD RI Dukung Program Koperasi Desa Merah Putih

Ia mendukung program MBG dilaksanakan atas sinergitas MBG dan BUMDesma/koperasi. ”Salah satu tujuan program Makan Bergisi Gratis (MBG) adalah meningkatkan geliat ekonomi lokal pedesaan. Salah satunya dilakukan melalui kerja sama antara Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dengan BUMDes/BUMDesma dan Koperasi,’’ pungkasnya.

Baca Juga:  Koleksi Benda di Museum Minha Jombang Makin Beragam, Terbaru Ada Jubah KH Hasyim Asy'ari dan Mesin Ketik Era Gus Dur

SPPG Ponpes Mambaul Ma’arif saat ini melayani 3.346 siswa (414 siswa MI dan 1.487 siswa MTS, dan 1.445 siswa MAN). ”Direncanakan pada awal Agustus 2025 jumlah siswa yang akan dilayani meningkat menjadi 4.000 orang,” ujar Gus Umar, pengelola SPPG Denanyar.

Selain itu, dalam waktu dekat juga ada penambahan SPPG. ”Pada 1 Agustus 2025 juga akan dioperasionalkan satu SPPG lagi yang dikelola Pondok Pesantren Mambaul Ma’arif,’’ tambahnya.

Baca Juga: 6.756 BUMDesa di Jatim Siap Dukung MBG, Khofifah Sebut Kunci Ketahanan Pangan Ada di Desa

Baca Juga:  DPRD Jombang Soroti Kualitas Pasar Perak, Belum Genap Setahun Diresmikan Banyak Kerusakan Bangunan

Dijelaskan, keberadaan SPPG Denanyar berhasil menyerap 47 tenaga kerja baru dari masyarakat sekitar dengan gaji berkisar antara Rp 100 – Rp 115 ribu per hari. Selain itu terdapat 1 orang kepala SPPG, 1 orang ahli gizi, dan 1 orang staf yang digaji dari BGN Pusat. ”Permasalahan utama terkait pemberdayaan masyarakat lokal dalam penyediaan bahan baku Makan Bergizi Gratis adalah standar produk seperti telur dan buah yang belum dapat dipenuhi dari produk lokal mayarakat,” ujar Ayu pengurus BUMDesma Sumobito Lancar Abadi, diwawancara terpisah.

Ia menyampaikan, selain melayani SPPG Mambaul Ma’arif, BUMDesma Sumobito Lancar Abadi mulai Juni 2025 juga menjadi supplier SPPG Sumobito. (ang/naz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *