Pemerintahan

Embung Grojokan di Desa Plabuhan Jombang Tak Bisa Aliri Air ke Sawah Petani, Ternyata Ini Penyebabnya

×

Embung Grojokan di Desa Plabuhan Jombang Tak Bisa Aliri Air ke Sawah Petani, Ternyata Ini Penyebabnya

Sebarkan artikel ini
BERKURANG: Kondisi Embung Grojokan di Desa Plabuhan, Kecamatan Plandaan, Jombang (20/6).

Desakita.co – Embung Grojokan di Desa Plabuhan, Kecamatan Plandaan, Jombang sampai saat ini masih memiliki tampungan air. Namun, tak bisa dialirkan ke lahan pertanian, lantaran air mulai menyusut.

Kepala Dinas PUPR Jombang, Bayu Pancoroadi, mengatakan, Embung Grojokan berfungsi untuk pengendali banjir. Sekaligus menyuplai pengairan sawah.

”Jadi bukan untuk air baku atau air minum,” katanya melalui Kabid Sumber Daya Air (SDA) Sultoni, Sabtu (22/6).

Baca Juga:  Daftar Lengkap Nama Kepala Desa di Kecamatan Tembelang Kabupaten Jombang Terbaru Tahun 2024

Kondisi itu tak hanya terjadi di Embung Grojokan. Hampir seluruh embung di utara Sungai Brantas saat musim kemarau tiba tak bisa lagi mengalirkan air.

Baca Juga: Segini Jumlah Embung di Jombang, Lengkap Beserta Lokasi di Tiap Desa

”Rata-rata embung di utara Brantas tidak sampai bertahan satu tahun, hanya sampai bulan ketujuh atau delapan saja,” imbuh dia.

Baca Juga:  Profil Lengkap Camat Gudo Jombang Arief Hidajat: Mengabdi 35 Tahun, Kembangkan Potensi Pertanian dan UMKM

Meski di embung itu masih menampung air lanjut Sultoni, saat ini mulai berkurang.

”Artinya di sana tampungan mati atau tidak bisa mengalir lagi,” ujar Sultoni.

Dengan begitu, airnya hanya dimanfaatkan saat musim penghujan dan awal musim kemarau. ”Karena secara gravitasi air tidak bisa mengalir lagi lagi,” tutur dia.

Baca Juga:  Ancam Pengguna Jalan, Jembatan di Desa Sumberagung Jombang Bolong

Karena lebih banyak dimanfaatkan untuk suplai pertanian, membuat petani harus menggunakan mesin pompa air.

”Jadi masih bisa dimanfaatkan, asalkan pakai pompa air,” kata Sultoni.

Pantauan di lokasi, bagian tubuh Embung Grojokan masih menampung banyak air. Namun, tak bisa mengalir ke saluran. (fid/ang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *