DesaKita.co – Event Ruwah Desa Medali, Kecamatan Puri, tahun 2026 memberi dampak positif terhadap peningkatan ekonomi masyarakat.
Utamanya bagi pelaku UMKM yang turut mendapat berkah dari terselenggaranya rangkaian kegiatan yang dihelat mulai 7-16 Februari ini.
Kepala Desa Medali Miftahuddin mengungkapkan, rangkaian kegiatan ruwah desa membawa multiplier effect bagi Desa Medali.
Di antaranya mendongkrak sektor pariwisata yang mampu mendatangkan banyak pengunjung.
Tak hanya wisatawan lokal, pelancong juga datang dari berbagai penjuru daerah di luar Kabupaten Mojokerto.
”Harapannya, melalui kegiatan tahunan ini Desa Medali makin dikenal oleh masyarakat luas dengan berbagai potensi, mulai dari budaya hingga UMKM-nya,” jelasnya, kemarin (16/2).
Salah satu yang menjadi produk unggulan dari Desa Medali adalah alas kaki.
Selain menjadi wadah untuk melestarikan tradisi dan budaya, dalam kegiatan ruwah desa ini sekaligus menjadi ajang untuk mempromosikan produk sepatu dan sandal yang digeluti sekitar 100 lebih pelaku usaha.
”Kami ingin menyampaikan kepada khalayak umum, bahwa Desa Medali adalah desa perajin alas kaki,” tandas dia.
Terselenggaranya Ruwah Desa Medali juga membawa berkah bagi pelaku UMKM.
Utamanya saat gelaran Medali Spectacular Carnival 2026 yang dilaksanakan Sabtu (14/2).
Karnaval yang dikemas modern dengan menghadirkan 32 mobil sound system ini mampu menyedot antusiasme tinggi dari pengunjung.
Alhasil, kemeriahannya turut membawa dampak positif terhadap peningkatan ekonomi masyarakat.
”Perputaran ekonomi dari rangkaian acara ruwah desa sangat luar biasa. Dengan ekonomi berputar, harapannya kesejahteraan masyarakat Desa Medali juga bisa meningkat,” paparnya.
Hal ini selaras dengan ruwah desa yang digelar sebagai wujud ungkapan rasa syukur dan mendoakan para leluhur.
Tujuannya, agar ke depan Desa Medali bisa lebih maju, mandiri, dan senantiasa mendapat limpahan rezeki dari Yang Maha Kuasa.
Dalam rangkaiannya, Ruwah Desa Medali digelar dengan memadukan kegiatan keagamaan, tradisi seni budaya, dan kreativitas modern.
Mulai dari khotmil Quran, barikan, ziarah makam sesepuh, street parade marching band, megengan kubro, Medali Spectacular Carnival, dan diakhiri dengan Medali Bersalawat yang diselenggarakan, Senin (16/2) malam. (ram/ris)






