Pemerintahan

Desa Kepuhdoko, Kecamatan Tembelang Kembangkan Aquaponik untuk Dongkrak Ekonomi Warga

×

Desa Kepuhdoko, Kecamatan Tembelang Kembangkan Aquaponik untuk Dongkrak Ekonomi Warga

Sebarkan artikel ini
KOLABORASI: Kepala Desa Kepuhdoko Inasaroh bersama kalangan akademisi saat menutup kegiatan budidaya aquaponik di pendopo kantor Desa Kepuhdoko, Minggu (15/2) pagi.

 

Desakita.co – Upaya pemberdayaan ekonomi dan sosial masyarakat terus didorong Pemerintah Desa Kepuhdoko, Kecamatan Tembelang. Salah satunya melalui kolaborasi dengan kalangan akademisi untuk mengenalkan sistem pertanian berkelanjutan berbasis aquaponik kepada warga. Program tersebut digelar selama sepekan di Desa Kepuhdoko dan ditutup Minggu (15/2).

Kepala Desa Kepuhdoko Inasaroh mengatakan, kegiatan tersebut dirancang agar mudah dipahami sekaligus bisa langsung diterapkan oleh masyarakat desa. Dalam kegiatan itu, warga tidak hanya menerima materi, tetapi juga langsung mempraktikkan teknik budidaya aquaponik sederhana. ”Pemdes menggandeng para mahasiswa dari ITEBIS PGRI Dewantara Jombang yang sedang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di desa kami,” terangnya.

Baca Juga:  Selamat! 425 CPNS dan PPPK 2024 di Jombang Terima SK, Bupati Ajak ASN Profesional dalam Memberikan Pelayanan

Melalui kolaborasi antara desa dan kampus tersebut, warga diajak memanfaatkan bahan-bahan sederhana yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar. Sistem yang dikenalkan menggabungkan budidaya ikan dan tanaman dalam satu ekosistem. ”Warga diajak mempraktikkan budidaya ikan lele dikombinasikan menanam tanaman hidroponik seperti kangkung dengan memanfaatkan limbah plastik galon air mineral,” bebernya.

Baca Juga:  5 Rekomendasi Kegiatan Malam Tahun Baru, Nomor 3 Cocok Dilakukan Bersama Keluarga Tercinta

Sistem aquaponik sendiri merupakan metode pertanian berkelanjutan yang menggabungkan budidaya ikan (akuakultur) dengan tanaman (hidroponik) dalam satu ekosistem yang saling mendukung. Selain sebagai sarana edukasi, kegiatan ini juga menjadi langkah konkret untuk mengoptimalkan potensi sumber daya manusia (SDM) di tingkat desa. Melalui praktik langsung tersebut, warga didorong membuka peluang usaha produktif yang ramah lingkungan.

Baca Juga:  KPU Jombang Musnahkan 380 Surat Suara Pilkada Rusak, Ini Tujuannya

Pemdes berharap program ini dapat menjadi pemicu bagi masyarakat untuk lebih kreatif memanfaatkan potensi lokal yang ada di sekitarnya. ”Kami berharap warga kami dapat memaksimalkan potensi lokal dengan memanfaatkan sumber daya yang ada secara optimal, guna mewujudkan kemandirian dan meningkatkan perekonomian mereka,” pungkas Inasaroh. (dwi/naz)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *