BisnisPemerintahan

Jadi Sentra Kampung Barang Bekas, Pemerintah Desa Seketi Mojoagung Jombang Segera Bangun Kios

×

Jadi Sentra Kampung Barang Bekas, Pemerintah Desa Seketi Mojoagung Jombang Segera Bangun Kios

Sebarkan artikel ini
SUMBER PEREKONOMIAN WARGA: Kepala Desa Seketi Aries Firmansyah saat menunjukkan tumpukan barang bekas yang menjadi sumber utama perekonomian warga di desanya. (Wenny Rosalina/Radar Jombang)

DesaKita.co – Banyak cara dalam memanfaatkan potensi desa. Seperti Pemerintah Desa (Pemdes) Seketi, Kecamatan Mojoagung yang menjadi kampung sentra barang bekas. Beragam limbah dan barang bekas dipilah berdasarkan jenis dan bahan, kemudian dijual dengan nilai tinggi.

”Saat ini warga menyetor ke pabrik lokal Mojoagung saja, harapannya ada pihak lain yang melirik potensi ini agar nilai ekonomisnya semakin naik,” kata Kepala Desa Seketi Aries Firmansyah.

Baca Juga:  Diikuti 1.054 Peserta se Indonesia, Ajang National Creativity Competition SMA DU 1 Jombang Meriah

Pemdes berencana mencanangkan sentra loak dengan membangun kios yang nantinya dikelola BUMDes. Hingga saat ini ada sekitar 20 warga Dusun/Desa Seketi yang menggantungkan perekonomian keluarganya dari memilah barang rongsokan. Dalam satu rumah pengepul dapat dibantu lima tenaga kerja.

Baca Juga:  Kebut Pembahasan Raperda RIPK, Bapemperda DPRD Jombang Adakan Rapat Koordinasi

”Jadi warga memilah sampah dan limbah menjadi berkah bagi keluarga, yang tentunya juga berguna bagi lingkungan sekitar,” tambahnya.

Menjadi pengepul rongsokan menurut Aries juga bagian dari meningkatkan kebersihan masyarakat sekitar. Mereka terbiasa memilah sampah, baik plasik maupun sampah rumah tangga. ”Ini kan juga meningkatkan kebersihan masyarakat,” jelasnya.

Baca Juga:  Waduh, Besi Taman Vertikal Trotoar Jl KH Wahid Hasyim Jombang Berkarat

Ia mengaku, koordinasi terus dilakukan denan memberi semangat kepada warga sekitar. Sebab, mengumpulkan sampah plastik, kemudian memilah hingga memiliki daya jual tinggi juga membutuhkan perjuangan.

’’Alhamdulillah warga tidak gengsi karena barang bekas, di tangan orang yang tepat akan bernilai ekonomi tinggi,” pungkasnya. (wen/bin/fid)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *