Pemerintahan

Punya Lahan 9,8 Hektare, Embung di Desa Purisemanding Kecamatan Plandaan Sebagian Dijadikan Obyek Wisata

×

Punya Lahan 9,8 Hektare, Embung di Desa Purisemanding Kecamatan Plandaan Sebagian Dijadikan Obyek Wisata

Sebarkan artikel ini
DIPATOK: Lahan yang sudah dibebaskan pemerintah pusat di Desa Purisemanding, Kecamatan Plandaan diperuntukkan untuk pembangunan Embung Purisemanding.

Desakita.co – Selain difungsikan untuk kebutuhan irigasi pertanian, rencana pemerintah pusat membangun Embung di Desa Purisemanding Kecamatan Plandaan juga diperuntukkan wisata.

Namun, menunggu seluruh lahan yang diperlukan bebas.

Camat Plandaan Suparno mengatakan, berdasarkan keterangan yang diterima pihaknya baik dari pemdes maupun pemkab tahun ini rencananya sudah menginjak ke konstruksi, usai tahun lalu sudah dilakukan pembebasan lahan.

”Jadi setelah pembebasan lahan 2023 tindaklanjutnya untuk fisik embungnya tahun ini,” kata Suparno.

Dijelaskan, dari total lahan 9,8 hektare lahan untuk embung di Desa Purisemanding, tahun lalu sudah dibebaskan seluas 4,8 hektare.

Baca Juga:  Bagikan Sertifikat PTSL, Upaya Pemdes Tunggorono Jombang Tingkatkan Pelayanan kepada Warga

Sedangkan, ada sisa 5 hektare yang belum dibebaskan.

Menurut Suparno, lahan yang belum dibebaskan rencananya sebagian diperuntukkan untuk wisata.

”Semacam kolaborasi, rencana pembebasan lahan lanjutan untuk mendukung wisata,” tutur dia.

Sayangnya dia belum mengetahui persis apakah tahun ini pembebasan lahan itu kembali dilakukan pemerintah pusat.

Sekaligus beriringan dengan pengerjaan konstruksi. ”Ini belum dapat kabar lagi, tapi tahun ini pasti akan dibangun fisiknya dari pemerintah pusat,” kata Suparno.

Sebelumnya, harapan petani Desa Purisemanding, Kecamatan Plandaan memiliki embung untuk membantu masalah irigasi mulai ada titik terang.

Baca Juga:  Diambilkan dari Alokasi Dana Desa, Segini Besaran Insentif untuk RT/RW di Jombang

Setelah tahun lalu pengadaan lahan tuntas, tahun ini direncanakan pengerjaan konstruksi embung.

Kepala Dinas PUPR Jombang Bayu Pancoroadi mengatakan, usai pembebasan lahan untuk pembangunan Embung Purisemanding tahun lalu tuntas, dari informasi yang ia dapatkan, tahun ini rencana dilanjutkan pengerjaan konstruksi. Anggaran pembangunan dari APBN.

”Jadi,posisi sekarang persiapan tender di Kementerian PUPR, ketika jadwal lancar, April sudah mulai ke konstruksi,” kata Bayu kepada Jawa Pos Radar Jombang, Jumat (1/3).

Baca Juga:  Apresiasi Wajib Pajak dan Petugas Pemungut Pajak, Bapenda Jombang Sukses Gelar Gebyar PBB-P2 dan Launching SPPT 2024

Pengerjaan tahun ini terfokus pada konstruksi tubuh embung. Rencana awal embung itu memerlukan lahan seluas 9,8 hektare.

Sementara yang sudah dibebaskan 4,8 hektare. Sisanya atau 5 hektare ketika dalam perjalanan tidak memungkinkan dibebaskan, yang dipergunakan hanya 4,8 hektare saja.

Sebab rencananya, sisa 5 hektare nantinya sebagian diperuntukkan untuk wisata.

Karena fungsi pertama dibangunnya embung untuk alokasi pengairan sawah saat musim kemarau, khususnya musim tanam kedua dan ketiga.

Kedua, untuk wisata ketika semua lahan yang dibutuhkan sudah bebas. (fid/ang/ang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *