Pemerintahan

Jalan Penghubung Desa Gebangbunder-Desa Bangsri Plandaan Jombang Rusak Berat, Dinas PUPR: Belum Bisa Ditangani Tahun Ini

×

Jalan Penghubung Desa Gebangbunder-Desa Bangsri Plandaan Jombang Rusak Berat, Dinas PUPR: Belum Bisa Ditangani Tahun Ini

Sebarkan artikel ini
JADI KUBANGAN AIR: Pengemudi roda dua menghindari jalan di Desa Gebangbunder, Kecamatan Plandaan, yang rusak jadi kubangan air.

Desakita.co – Jalan kabupaten ruas Gebangbunder-Bangsri di Kecamatan Plandaan rusak.

Banyak lubang bertebaran yang kini menjadi kubangan air. Kerusakan jalan bakal lebih lama karena tak masuk priroritas program perbaikan tahun ini.

”Jadi untuk jalan masuk kabupaten, sementara belum bisa ditangani tahun ini,” kata Bayu Pancoroadi Kepala Dinas PUPR Jombang, kemarin.

Menurutnya, perbaikan tidak hanya bisa dilakukan tambal sulam. Hampir di sepanjang jalan, harus dilakukan pengecoran karena memang tingkat kerusakanya juga parah.

Baca Juga:  Desa Jiporapah, Kecamatan Plandaan Jombang Prioritaskan Pembangunan Infrastruktur Jalan di Wilayah Terpencil

”Harus dirigid terlebih dulu, atau menyambung ke jalan yang sudah dicor,” imbuhnya.

Ia menyebut, sebagian titik jalan sudah dilakukan pengecoran beberapa tahun lalu. Kerusakan yang muncul sekarang ini merupakan titik yang belum diperbaiki.

Baca Juga:  Waduh, Jalan di Desa Banjardowo Kabuh Jombang Ini Awalnya Cor, Kini Jadi Urukan Sirtu

Meski demikian,  pihaknya bakal memasukkan penanganan jalan Gebangbunder-Bangsri itu di tahun berikutnya.

”Kalau memang nanti anggaran mencukupi akan dilaksanakan 2025,” tutur Bayu.

Disampaikan, jalan itu merupakan akses utama menuju pusat pemerintahan, pendidikan dan kesehatan di Kecamatan Plandaan.

Sehingga menjadi akses yang sangat diharapkan oleh masyarakat.

Sementara itu, Camat Plandaan Suparno, menambahkan jalan yang rusak merupakan akses utama warga Desa Gebangbunder menuju ke pusat kecamatan.

Baca Juga:  Selamat, 19 Perusahaan di Jombang Raih 30 Penghargaan dari Disnakertrans Jatim

”Jadi sepanjang 800 meter sudah dipaving atau depan puskesmas (Plandaan), dan kisaran 400 meter rusak dan masih tanah, selebihnya sudah dicor,” katanya.

Pihaknya juga sudah menyampaikan kerusakan ke Pemkab Jombang. ”Informasi dan kabar terakhir baru bisa 2025 diperbaiki,” pungkas Suparno. (fid/bin/ang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *