Pemerintahan

Minta Masyarakat Jombang Tetap Waspada! Dinkes Temukan 146 Kasus Positif DBD Tiga Bulan Terakhir

×

Minta Masyarakat Jombang Tetap Waspada! Dinkes Temukan 146 Kasus Positif DBD Tiga Bulan Terakhir

Sebarkan artikel ini
MENURUN: Tren DBD di RSUD Jombang diklaim sudah menurun dibandingkan Februari lalu.

Desakita.co – Sebaran penyakit demam berdarah dengue (DBD) di Jombang masih harus diwaspadai.

Meski tren menurun, namun sepanjang tahun ini tercatat ada 146 kasus positif yang diakibatkan gigitan nyamuk Aedes Aegypti.

Setiap warga tetap harus melakukan upaya preventif sendiri di rumah.

”Berdasarkan data komulatif sejak Januari sampai 6 Maret, memang ada sekitar 146 kasus murni DBD,” ujar Plt Kadinkes Jombang Syaiful Anwar, kepada Jawa Pos Radar Jombang, kemarin (9/3).

Baca Juga:  Petani di Desa Peterongan Jombang Was-was Serangan Wereng, Musim Hujan Penyemprotan Dilakukan Rutin

Dari jumlah itu, total ada 9 pasien yang meninggal dunia. Jumlah pasien yang meninggal itu tidak bertambah alias tetap sejak kasus meninggal akhir Februari lalu.

”Ya 9 orang, yang mayoritas usia anak-anak. Alhamdulillah sudah tidak ada (korban meninggal) lagi,” tambahnya.

Dalam analisanya, tidak ada kasus meninggal akibat DBD ini dipengaruhi tren kasus DBD yang mulai terkendali, baik secara penanganan pasien maupun upaya preventif yang dilakukan semua unsur masyarakat.

Baca Juga:  Wujudkan Kolaborasi Multi Pihak Dunia Usaha dan Petani, Pj Gubernur dan Pj Bupati Soft Launching Penguatan Korporasi Petani di Desa Pojokkulon Jombang

“Tren kasusnya menurun, malah dua hari kemarin tidak ada laporan kasus baru DBD. Hari ini juga gak ada laporan kasus baru,” terang dia.

Ia menegaskan, kasus DBD yang masih ada di Jombang kota, merupakan inveksi kasus DBD sebelumnya.

Kasus aktif DBD dalam posisi inveksi yang lama. Inveksi beberapa hari yang lalu. “Kalau dua hari kemarin nggak ada inveksi,” pungkasnya.

Baca Juga:  Libatkan Lintas Sektor, Desa di Jombang Ini Gencar PSN untuk Cegah Penyakit DBD

Seperti diberitakan sebelumnya, tren kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) yang disebabkan gigitan nyamuk Aedes Aegypti di Jombang diklaim menurun, Jumat (8/3).

Meski demikian,  masih ada 23 anak yang menjalani perawatan di RSUD Jombang. Disamping ada enam orang dewasa yang juga dirawat karena DBD. (ang/bin/ang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *