Pemerintahan

Parah! Tanggul Tergerus Sungai, Dapur Rumah Warga di Desa Betek Mojoagung Jombang Ini Menggantung

×

Parah! Tanggul Tergerus Sungai, Dapur Rumah Warga di Desa Betek Mojoagung Jombang Ini Menggantung

Sebarkan artikel ini
AMBROL: Kondisi dapur salah satu rumah warga di Dusun Betek Brambangan, Desa Betek, Kecamatan Mojoagung, menggantung, kemarin (9/3).

Desakita.co – Debit kali Gunting yang tinggi dan melintas di Desa Betek, Kecamatan Mojoagung, membuat tanggul ambrol.

Selain dapur rumah salah satu warga ambles terbawa arus sungai. Sebuah rumah dan kamar mandi warga di Dusun Kebondalem, Desa Kademangan, juga hilang sampai tiga kali.

Seperti terpantau di rumah Fatma, 35, warga Dusun Betek Brambangan, Desa Betek, yang kondisinya cukup mengkawatirkan.

Terutama di bagian dapur, menggantung karena tanahnya ambrol terbawa arus sungai.

“Sebenarnya dulu ada jarak sekitar 5 meter dari bibir sungai. Tapi sekarang ambrol dan kondisinya semakin parah,’’ ujarnya kepada Jawa Pos Radar Jombang, kemarin (9/3).

Baca Juga:  Jadi Rutinitas Setiap Ramadan, Dinsos Jombang Salurkan Bansos kepada 3.636 Warga Kurang Mampu

Dapur rumahnya semakin parah usai hujan lebat, Rabu (6/3) malam. Tepat, Kamis (7/3) dini hari, dapurnya ikut ambles tergerus debit Kali Gunting yang sangat deras.

Beruntung, saat itu semua anggota keluarganya berada di ruang keluarga dan tidak ada seorang pun yang berada di dalam dapur.

”Sudah tiga kali ambrol. Paling parah ya hujan deras kemarin,’’ terangnya.

Baca Juga:  Desa Tambakrejo, Kecamatan Jombang Sukses Gelar Turnamen Sepak Bola Kades Cup

Kini, Fatma dan keluarganya dihantui waswas, khususnya saat terjadi hujan lebat. Khawatir terjadi longsor susulan.

”Ya kalau hujan saya sampai tidak bisa tidur. Takut longsor,’’ keluh dia. Dirinya juga sudah melaporkan kondisi dapurnya kepada perangkat desa.

Sempat dilakukan peninjauan tapi sampai sekarang tidak ada tindaklanjut.

Ia berharap, tanggul di rumahnya bisa segera ditangani.

Sebab, jika ditangani sendiri ia tidak mampu mengingat anggaran yang dibutuhkan sangat besar.

Baca Juga:  Diduga DBD, Bocah Asal Desa Betek Jombang Meninggal Dunia, Begini Kronologinya

”Ya, harapan saya segera di tangani, supaya yang longsor ini tidak semakin parah,’’ tegasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas PUPR Bayu Pancoroadi, membenarkan terjadi longsoran tebing kali Gunting di Desa Betek.

Selanjutnya, hal tersebut akan dilaporkan ke BBWS Brantas karena kebetulan ada pekerjaan di titik yang sama.

Tak jauh dari titik yang ambrol, BBWS sedang melakukan penanganan tanggul kritis.

”Sekarang penanganan terus berjalan. Insya Allah akan terus berlanjut sampai Desember nanti,’’ pungkasnya. (ang/riz/bin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *