Desakita.co – Kerusakan tanggul juga dirasakan warga pinggir sungai Catak Banteng Mojoagung yang rumahnya terancam.
Salah satunya, rumah Irine Sekar Kinasih, 30, warga Dusun Kebondalem, Desa Kademangan, Kecamatan Mojoagung.
Tanggul sungai Catak Banteng yang berada tepat di belakang rumahnya, kembali ambrol tergerus air, Jumat (8/3) siang.
“Kejadian terakhir sebelum salat jumat, yang ambrol tepat di belakang rumah,” ungkapnya.
Ia bercerita, tanggul ambrol setelah debit air Sungai Catak Banteng tinggi sejak beberapa hari terakhir.
“Kan memang belum dibangun tanggul permanen, kejadian seperti ini sudah terjadi beberapa kali, rumah yang dulu masih ada tanah sebelum sungai, sekarang pres,” beber dia.
Tanggul yang ambrol bahkan sudah membuat ia dan keluarganya harus memindahkan lokasi kamar mandi.
“Sudah tiga kali kamar mandi hilang karena tanggul ambrol,” lontarnya. Kondisi sama juga menimpa rumah tetangganya yang lain.
“Yang punya tetangga ini malah sudah habis rumahnya,” tambah dia.
Ia mengaku, laporan kerusakan hingga kini belum ada penanganan serius. “Tidak ada pembenahan sama sekali sampai sekarang,” pungkasnya. (riz/bin/ang)












