Desakita.co – Penanganan jalan nasional di ruas Riangroad (jalan lingkar) Mojoagung dimulai. Rencananya ada empat segmen yang akan dipoles agar mudik Lebaran nanti pengendara melintas dengan aman dan nyaman.
DERU mesin alat berat memecah ruas Riangroad Mojoagung. Sebagian badan jalan sudah terkelupas. Aspal lama dikupas, menyisakan permukaan kasar yang siap dilapisi aspal baru. Sementara di beberapa titik yang sudah rampung, hamparan aspal hitam pekat kontras dengan warna lama yang mulai memudar.
Jalan nasional yang melintas di wilayah itu tengah dikebut penanganannya. Sejak 20 Februari lalu, pekerjaan perbaikan sudah dimulai. Pengerjaan selama ini dilakukan hanya pada saat malam hari. ”Jadi untuk Riangroad Mojoagung sudah dimulai sejak 20 Februari kemarin,” ujar M. Fatkhur Rohman, pelaksana lapangan dari PT Aston Jaya Mix.
Alat pengupas permukaan aspal masih aktif bekerja. Separoh badan jalan di sejumlah titik dikupas dan diganti baru. Kondisi ini membuat pengendara sementara waktu harus mengurangi laju kendaraan saat melintas. Arus lalu lintas tetap berjalan, namun dengan kehati-hatian ekstra. ”Selama ini pengerjaan dilaksanakan malam hari, karena pertimbangan lalu lintas,” ujarnya.
Pengerjaan di ruas itu sebenarnya dijadwal selama lebih dari tiga bulan. Pekerjaan dimulai dari pintu masuk riangroad hingga pintu keluar atau depan salah satu pabrik, dengan titik awal dari perbatasan Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto.
Teknis penanganan dilakukan secara bertahap. Lapisan permukaan aspal lama dikupas menggunakan alat khusus di beberapa titik yang sudah ditentukan. Namun pengerjaan tidak dilakukan sekaligus sepanjang ruas. ”Pengerjaannya per segmen atau per spot, jadi tidak sepanjang ruas,” imbuhnya.
Tercatat ada empat segmen yang ditangani, masing-masing sepanjang kurang lebih 400 meter. Setiap segmen dikerjakan pada dua sisi jalan sekaligus. Baik lajur dari arah Jombang menuju Surabaya maupun sebaliknya. ”Jadi setiap segmen itu tetap kanan dan kiri yang kami kerjakan,” tuturnya.
Setelah proses pengupasan, tahap berikutnya overlay atau pelapisan ulang dengan aspal baru setebal total 10 sentimeter. Lapisan tersebut terdiri atas 6 sentimeter dan 4 sentimeter, guna memastikan daya tahan dan kenyamanan permukaan jalan. ”Harapan kami sebelum Lebaran pekerjaan ini sudah selesai. Empat segmen sekaligus, sehingga bisa dilalui para pemudik, jalannya juga sudah bagus dan lebih aman dan nyaman,” katanya. (fid/naz)












