Pendidikan

Keren! Karateka Jombang Bawa Pulang Emas dan Dua Perunggu dari Kejurnas PB Forki

×

Keren! Karateka Jombang Bawa Pulang Emas dan Dua Perunggu dari Kejurnas PB Forki

Sebarkan artikel ini
JAWARA: Firman Adi Nugroho berhasil meraih medali emas kumite -75 kg Under 21 putra Kejurnas Forki di Bandung, (9-12/5).

DesaKita.co – Karateka Jombang berhasil membawa pulang tiga medali dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) PB Forki yang digelar di Bandung, (9-12/5). Rinciannya, satu emas dan dua perunggu.

’’Hasil ini menjadi kebanggaan tersendiri di tengah ketatnya persaingan karateka dari seluruh Indonesia,’’ kata Ketua Harian Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Jombang, Kwat Prayitno.

Ini hasil kerja keras atlet, pelatih, dan semua pihak yang mendukung.

Baca Juga:  Mencicipi Pepes Daun Racun Khas Desa Panglungan Jombang: Cocok Jadi Kudapan Makan Malam

Medali emas dipersembahkan oleh Firman Adi Nugroho di nomor under 21 kumite (tanding) -75 kilogram.

Sementara dua medali perunggu diraih dari nomor kata beregu junior putra dan junior putri. Tim junior putra beranggotakan Malvian Dwi Aprillio, M Eyzar, dan Keanu Rayyan.

Sedangkan tim junior putri diperkuat Agatha Bianca, Aqila Aurelia dan Naila Amalia.

’’Semua peraih medali tampil membawa bendera PB Inkanas,’’ jelasnya.

Baca Juga:  Saling Menghormati Perbedaan Keyakinan, Cara Umat Hindu di Wonosalam Jombang Jaga Kerukunan Umat Beragama

Capaian tersebut patut disyukuri mengingat persaingan di level nasional sangat berat. Apalagi Kejurnas Forki merupakan salah satu kejuaraan karate paling bergengsi di Indonesia.

’’Anak-anak sudah tampil maksimal. Memang persaingan di tingkat nasional sangat ketat karena semua daerah menurunkan atlet terbaiknya,’’ terangnya.

Usai Kejurnas, salah satu karateka Jombang, Malvian Dwi Aprillio, mengikuti kejuaraan internasional di Manila, Filipina pada Kamis-Minggu (14-17/5) nomor kata (seni) perorangan putra junior.

Baca Juga:  Tryout ANBK MAN 1 Jombang: Jadi Modal Siswa Melanjutkan ke PTN

Dia tampil membawa bendera Inkanas Jawa Timur.

Meski belum berhasil meraih kemenangan di ajang internasional tersebut, FORKI Jombang menilai pengalaman bertanding di level luar negeri akan menjadi bekal penting untuk meningkatkan mental dan kemampuan atlet ke depan.

’’Sudah bertanding tapi kalah. Apapun hasilnya, keikutsertaan di Filipina sangat positif karena sangat bermanfaat menambah jam terbang atlet di level internasional,’’ ucapnya. (wen/jif)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *