Desakita.co – Tradisi gotong royong melaksanakan kerja bakti bersih lingkungan jelang bulan suci Ramadan masih melekat erat di kalangan warga Desa Bandung, Kecamatan Diwek. Warga dari seluruh dusun kompak menjaga tradisi ini sampai sekarang dengan cara melaksanakan kegiatan secara bergantian.
Kepala Desa Bandung Anang Fauzi mengatakan, Desa Bandung memiliki tujuh dusun. Meliputi Dusun Bandung, Dusun Sugihwaras, Dusun Randulawang Krajan, Dusun Randulawang Santren, Dusun Gebangmalang, dan Dusun Sumbersuko, serta memiliki 11 RW dan 58 RT. ”Alhamdulillah mayoritas warga kompak melaksanakan kegiatan, karena ini bukan hanya sekadar rutinitas, tetapi juga memiliki makna mendalam dalam menyambut bulan penuh berkah. Tradisi ini sekaligus memperkuat nilai kebersihan dan kepedulian sosial,” terangnya.
Jajaran Pemerintah Desa (Pemdes) Bandung turut mendukung kegiatan dengan terjun langsung bersama warga setempat dalam melaksanakan kerja bakti. Mulai dari membersihkan sampah, menormalisasi saluran air dan selokan, mencabut rumput serta memangkas tanaman liar menjadi rangkaian kegiatan yang dilaksanakan bersama warga.
Selain membersihkan area lingkungan sekitar, kegiatan juga menyasar ke area pemakaman. ”Warga juga melakukan bersih-bersih area makam sekaligus untuk berziarah,” terangnya. Mereka bergotong royong membersihkan rumput liar dan sampah di sekitar makam serta memperbaiki batu nisan atau makam yang rusak. Warga masyarakat turut menaburkan bunga sebagai tanda penghormatan kepada leluhur mereka.
Selain sebagai persiapan Ramadan, kegiatan ini juga merupakan bagian dari program kebersihan lingkungan Pemdes Bandung dalam mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan wilayahnya. Melalui kegiatan semacam ini diharapkan tumbuh kesadaran bahwa kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama, sekaligus memperkuat budaya gotong royong di tengah masyarakat di era saat ini. ”Tradisi ini bukan hanya merupakan bentuk pelestarian budaya, melainkan simbol rasa syukur, semangat gotong royong, dan kebersamaan guyub rukun antar-warga sekaligus kesiapan spiritual masyarakat menyambut bulan suci Ramadan,” tandasnya. (dwi/naz)












