Lifestyle

Warga Desa Tambar Ini Pimpin MAN 6 Jombang, Yuk Intip Profilnya

×

Warga Desa Tambar Ini Pimpin MAN 6 Jombang, Yuk Intip Profilnya

Sebarkan artikel ini
TELADAN: Kepala MAN 6 Jombang, Misbakhul Arif MPdI. (Ainul Hafidz/Radar Jombang)

DesaKita.co – Ketekunan dalam menuntut ilmu dan konsisten dalam pengabdian mewarnai perjalanan hidup Kepala MAN 6 Jombang, Misbakhul Arif MPdI.

Dia dikenal sebagai pendidik yang tumbuh dari lingkungan pesantren dan madrasah. Serta ditempa pengalaman panjang di dunia pendidikan.

Misbakhul Arif lahir di Jombang, 4 Juli 1979. Merupakan anak keempat dari sembilan bersaudara dari pasangan H Moh Kholil dan Hj Marfuah.

Sejak muda, terbiasa menjalani hidup sederhana dan mandiri. Nilai-nilai kedisiplinan, keikhlasan, serta semangat belajar ditanamkan kuat dalam keluarga.

’’Sejak kecil kami dibiasakan untuk tidak menyerah pada keadaan, tapi fokus memperbaiki diri dengan ilmu dan ibadah,’’ ujarnya.

Baca Juga:  4 Rekomendasi Kegiatan Seru Mengisi Waktu Ngabuburit Selama Ramadan, Nomor 1 Paling Banyak Digemari

Pendidikan dasar ia tempuh di RA dan MI Babussalam Desa Tambar, Kecamatan Jogoroto. Dilanjutkan ke MTs Darul Ulum.

Kemudian MA Ghozaliyah dan MA Mambaul Ulum lalu pindah ke  Madrasah Diniyah Wustha dan Ulya Ponpes Al Ghozaliyah di Desa Sumbermulyo Kecamatan Jogoroto.

Pendidikan tingginya diraih melalui S-1 Tarbiyah PAI STAI Taruna, Surabaya. Lalu S-2 Manajemen Pendidikan Islam di Unipdu Jombang, dan dinobatkan sebagai wisudawan terbaik.

Pengabdian di dunia pendidikan dimulai sejak 1998. Ketika itu ia menjadi guru TPQ serta guru MI dan MTs Babussalam Desa Tambar.

Kepercayaan kemudian datang saat ia ditunjuk menjadi Kepala MI Babussalam Desa Tambar selama tiga tahun.

Baca Juga:  Sosok Kepala MA Unggulan KH Abd Wahab Hasbulloh Bahrul Ulum Tambakberas Faizun: Turut Merintis Berdirinya Madrasah

Ia juga memperluas pengabdian sebagai dosen Fakultas Bahasa dan Sastra Unipdu Jombang selama 7,5 tahun.

’’Tapi, sekarang sudah tidak lagi menjadi dosen,’’ imbuhnya.

Pada 2009, Misbakhul diangkat sebagai guru CPNS di MAN Purwoasri, Kabupaten Kediri (sekarang MAN 2 Kediri).

Karirnya berlanjut dengan mutasi ke MAN 5 Jombang (sekarang MAN 8 Jombang) pada 2017. Dia juga dipercaya sebagai Waka Bidang Kurikulum selama lima tahun.

Puncak pengabdian itu ditandai dengan pelantikannya sebagai Kepala MAN 6 Jombang  di Desa Murukan, Kecamatan Mojoagung, 20 Mei 2024.

Baca Juga:  Berbagi Kebahagiaan, Warga Shiddiqiyyah Serahkan 140 Unit Rumah Syukur Kemerdekaan Indonesia Shiddiqiyyah 2025

Amanah tersebut dijalani dengan semangat membangun madrasah berkarakter dan adaptif pada perkembangan zaman.

’’Madrasah tidak hanya tempat belajar. Tapi juga ruang pembentukan karakter dan nilai. Ilmu harus melahirkan kemanfaatan,’’ tutur suami Hannah Masruroh SPdI ini.

Sehari-hari, Misbakhul tinggal di Desa Tambar, Kecamatan Jogoroto. Dikaruniai dua putra, M Zainuddin Al Arif dan M Zulfikar Al Arif. Nilai keluarga menjadi fondasi utama dalam kepemimpinannya. Ia memegang tiga prinsip hidup yang terus dijaga.

’’Baik kepada Allah dan Rasulullah, birrul walidain, dan baik kepada sesama manusia. Kalau itu dijaga, Insya Allah hidup dan pekerjaan akan bernilai,’’ tegasnya. (fid/jif)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *