Desakita.co – Pemerintah Desa Menganto Kecamatan Mojowarno, berkomitmen meningkatkan kesejahteraan warganya.
Di bawah kepemimpinan Kepala Desa Yunus Ardiyansyah, semua warga Desa Menganto digratiskan membayar tagihan pajak bumi dan bangunan perdesaan dan perkotaan (PBB P2) selama ia menjabat.
”Ini sebagai wujud menunaikan janji politik saya kepada warga. Sejak saya dilantik akhir 2019 lalu, dan mulai 2020 saya realisasikan program ini,’’ ujar Yunus Ardiyansyah Kepala Desa Menganto, kemarin.
Sebagai gantinya, ia menanggung secara pribadi untuk membayar tagihan PBB-P2 setiap tahun ke Bapenda Jombang.
”Artinya sampai masa jabatan nanti berakhir, maka tagihan PBB-P2 warga, saya tanggung secara pribadi,’’ tegasnya.
Dijelaskan, total ada 2.500 kepala keluarga (KK) di Desa Menganto. Pada tahun 2020 ia membayar PBB sebesar Rp 55 juta.
Tahun berikutnya, 2021-2022 nominalnya sekitar Rp 56 juta. Kemudian 2023 ada kenaikan dan 2024 naik lagi menjadi Rp 85 juta. ”Tapi tetap saya tuntaskan sebagai sebagai janji politik saya,’’ jelas dia.
Jika warga ingin mendapatkan tagihan SPPT untuk keperluan mengurus tanah atau bangunan, ia meminta yang bersangkutan datang ke balai desa.
”Dipersilahkan ke balai desa sekalian untuk silaturahmi, sekaligus lebih dekat dengan kami,’’ tambahnya. Total ada tiga dusun di Desa Menganto.
Selain Dusun Menganto, ada Dusun Gempolgaruk dan Dusun Kwasen.
Selain merealisasikan program PBB gratis, ia juga berkomitmen mendekatkan diri kepada masyarakat.
Misalnya sering berkunjung ke rumah warga yang sedang mendapat musibah hingga membantu warganya yang sakit. ”Begitu juga dalam hal pelayanan, kami siap 24 jam,’’ papar Yunus.
Atas percepatan realisasi pembayaran PBB-P2 ini selama dua tahun berturut-turut sejak 2022, Desa Menganto mendapat apresiasi dari Pemkab Jombang sebagai desa teladan percepatan pelunasan PBB P2.
Dengan program tersebut harapannya dapat meringankan beban masyarakat khususnya kurang mampu.
”Sehingga masyarakat Desa Menganto lebih sejahtera,’’ pungkasnya. (ang/bin/ang)












