Pemerintahan

Tak Dipasang Rambu, Median Jalan Jembatan Ploso di Desa Rejoagung Jombang Dikeluhkan

×

Tak Dipasang Rambu, Median Jalan Jembatan Ploso di Desa Rejoagung Jombang Dikeluhkan

Sebarkan artikel ini
TAK TERLIHAT: Separator di tengah jalan jembatan baru Ploso di Desa Rejoagung, Kecamatan Ploso jadi salah satu pemicu kecelakaan.

Desakita.co – Separator jembatan baru Ploso di Desa Rejoagung, Kecamatan Ploso Jombang dikeluhkan.

Ini setelah minim rambu peringatan hingga memicu terjadi kecelakaan.

Menurut M Bakri warga setempat, separator jembatan baru Ploso berada di tengah jalan.

Dari utara, lokasinya menuju jembatan atau ketika dari selatan tepat di turunan jembatan.

Panjangnya sekira 100 meter. ”Selama ini mobil sering kecelakaan di situ (separator, Red), waktu Hari Raya Idul Fitri kemarin dalam sehari ada dua kendaraan nabrak separator,” katanya kemarin.

Baca Juga:Error, PJU di Jembatan Ploso, Jombang Nyala Saat Siang Bolong | Desa Kita

Baca Juga:  Harga Cabai di Jombang Meroket, Tembus Rp 110 Ribu Per Kilogram

Tidak ada rambu yang menerangkan separator itulah yang selama ini memicu terjadinya kecelakaan.

”Jadi tidak ada tanda atau rambu, apalagi kalau malam hari nggak kelihatan. Dikiranya pengendara tidak ada separator,” ujar dia.

Koordinator UPT Pengelolaan Jalan dan Jembatan (PJJ) Mojokerto Dinas PU Bina Marga Jawa Timur Ari Sri S, ketika dikonfirmasi mengatakan pihaknya masih memiliki kewenangan melakukan pemeliharaan di jembatan baru Ploso.

”Sementara untuk aset belum diserahterimakan pemerintah pusat ke provinsi,” katanya.

Baca Juga:  Awas! Sayap Jembatan di Desa Rejosopinggir, Tembelang Jombang Rusak, Muncul Retakan Ancam Pengendara

Padahal, selama ini banyak banyak keluhan yang masuk kepadanya.

Terutama yang berkaitan dengan separator di tengah jalan.

”Banyak keluhan dari warga maupun sopir, supaya dipasang rambu atau tanda kalau di tengah ada median jalan,” imbuh dia.

Pihaknya sendiri sudah menindaklanjuti keluhan itu dengan beroordinasi Dishub Jawa Timur.

Baca Juga: Minim Perhatian, Begini Kondisi Sayap Jembatan di Desa Ploso Jombang Ambruk | Desa Kita

”Sudah kirim surat ke teman-teman perhubungan, dan kemarin sudah dibalas.

Baca Juga:  Pengadaan Lahan Hunian Tetap Warga Terdampak Longsor Desa Sambirejo Jombang Gagal, Ini Penyebabnya

Kami diminta survei apa saja yang dibutuhkan,” ujar Ari.

Permintaan survei itu untuk melihat dua item yang dibutuhkan.

”Pertama rambu atau tanda di tengah jalan ada median, kedua water barrier orange supaya ketika malam hari kelihatan,” tutur dia.

Dalam tindaklanjut itu tidak ada pembongkaran atau konstruksi separator yang diubah.

”Tidak sampai mengubah konstruksi, karena kaitannya dengan design.

Ini harus dikaji juga sama teman-teman teknis. Jadi surat kami sifatnya  sementara,” pungkasnya. (fid/bin/ang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *