Pemerintahan

Utamakan Pelayanan, Pemdes Kepuhdoko Jombang Tuntaskan Pembangunan Pendopo Balai Desa

×

Utamakan Pelayanan, Pemdes Kepuhdoko Jombang Tuntaskan Pembangunan Pendopo Balai Desa

Sebarkan artikel ini
TINGGAL FINISHING: Kades Kepuhdoko Inasaroh bersama sekretaris desa M Solihudin Fajri berada di pendopo balai desa, Senin (29/4).

Desakita.co – Pemerintah desa (Pemdes) Kepuhdoko, Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang berkomitmen segera menuntaskan pembangunan pendopo balai desa.

Sebab, pendopo selama ini dijadikan sebagai pusat kegiatan desa dan masyarakat.

Kades Kepuhdoko Inasaroh mengatakan, desanya memiliki tiga dusun yang meliputi Dusun Kepuh, Semaden dan Dusun Doko.

”Selama ini kegiatan masyarakat dilaksanakan di pendopo balai desa, baik musyawarah desa tentang perencanaan alokasi Dana Desa maupun ADD,” katanya kemarin.

Baca Juga:  Bappeda Jombang Sukses Gelar Krenova 2024, Ini Daftar Juaranya

Baca Juga:Berencana Adakan Lomba Gantangan Burung, Cara Pemdes Sukoiber Gudo Jombang Tingkatkan Perekonomian Desa

Kegiatan sosial juga berlangsung di pendopo. Baik sedekah dusun maupun desa.

”Termasuk peringatan hari besar Islam, lalu pencegahan stunting dan desa sehat. Terbaru program dari kecamatan semua kita laksanakan di pendopo,” imbuh dia.

Karena itu pihaknya berkomitmen bakal menuntaskan pembangunan pendopo secepatnya.

Saat ini belum sepenuhnya rampung. ”Insya Allah kita lanjutkan tahun depan, karena tahun ini fokus pada ruang pelayanan dan ruang kepala desa,” ujar Inasaroh.

Baca Juga:  Begini Kiat-Kiat Desa Bejijong, di Mojokerto Dukung Pelestarian Budaya

Dikatakan, pendopo berdiri dari pembangunan 2017 lalu secara bertahap.

”Setelah itu kami lanjutkan 2018, dan sekarang tinggal finishing,” tutur dia.

Baca Juga: Berencana Adakan Lomba Gantangan Burung, Cara Pemdes Sukoiber Gudo Jombang Tingkatkan Perekonomian Desa

Pembangunan dengan membongkar pendopo lama secara total. Karena kondisinya bangunan lama yang tidak lagi representatif.

Baca Juga:  Kembangkan BUMDesa, Pemdes Tambakrejo Jombang Getol Tingkatkan Perekonomian Warga

”Jadi pendopo yang lama dibongkar total, sejak 1950-an baru direhab 2017,” bebernya.

Rehab kala itu juga menyasar ke ruang yang lain.

Dengan begitu, diharapkan bangunan di balai desa lebih representatif.

”Semoga fasilitas yang ada di desa bisa dimanfaatkan dengan baik masyarakat, karena sudah diperbaiki. Anggarannya melalui APBN dan APBD,” pungkas Inasaroh. (fid/bin)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *