Desakita.co – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Jombang sukses menyelenggarakan Gebyar Anugerah Krenova 2024, di Ruang Bung Tomo kantor Pemkab Jombang, Kamis (28/11), kemarin. Kegiatan ini juga sekaligus launching Klinik Inovasi.
Pj Bupati Jombang Teguh Narutomo menyerahkan piala kepada pemenang ajang Krenova (Kreativitas dan Inovasi Masyarakat) 2024.
Tidak hanya pemenang, para peserta Krenova 2024 yang masuk dalam nominasi juga hadir.
”Krenova ini rutin kita laksanakan setiap tahun. Program ini jadi ajang bagi pelajar, akademisi, dan masyarakat serta OPD (Organisasi Perangkat Daerah) Jombang menyalurkan kreasi inovasinya,” ujar Kepala Bappeda Jombang Danang Praptoko kemarin.
Diharapkannya, kegiatan itu dapat mendorong masyarakat Jombang untuk terus meluncurkan inovasi dan kreativitas di bidang apa pun.
Baca Juga: Wujudkan Kabupaten Jombang Zero Kemiskinan Ekstrem, Ini Langkah Bappeda Jombang
Tentu saja, ujungnya adalah kesejahteraan masyarakat. ’’Bagi perangkat daerah, inovasi-inovasi ini nantinya bisa dikembangkan untuk pelayanan masyarakat yang lebih baik lagi,’’ tegasnya.
Diharapkan, tahun depan, dari seluruh OPD di lingkup Pemkab Jombang bisa mengikuti lomba krenova.
’’Diharapkan, semua OPD ini meningkatkan inovasi-inovasi baik secara kualitas maupun kuantitas. Karena kedepannya ini untuk peningkatan pelayanan masyarakat,’’ harapnya.
Kegiatan ini juga untuk me-launching klinik inovasi. ”Jadi, klinik inovasi terobosan bappeda sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan nilai indeks inovasi daerah kita,” ungkapnya.
Diungkapkannya, ini nantinya akan membantu OPD-OPD terkait pelaksanaan inovasi.
“Barangkali ada OPD yang ingin konsulitasi terkait inovasi bisa datang ke kami atau bisa kami mendatangi OPD tersebut,” tegasnya.
Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan piala dan uang pembinaan kepada masing-masing pemenang lomba Krenova 2024 oleh Pj Bupati Jombang Teguh Narutomo.
”Sebagai bentuk upaya yang dilakukan Pemkab Jombang adalah dengan melaksanakan ajang lomba kreativitas dan inovasi (krenova) setiap tahun,” kata Pj Bupati Jombang Teguh Narutomo.
Dikatakannya, ajang krenova ini untuk memacu inovasi masyarakat khususnya perangkat daerah dalam upaya terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
”Upaya peningkatan kualitas pelaksanaan krenova terus dilakukan setiap tahun, sehingga menghasilkan peningkatan nilai indeks inovasi daerah,” katanya.
Baca Juga: Luncurkan Inovasi Besut Buka Gerbang Emas, Upaya Dinkes Jombang Percepat Tekan Angka Kemiskinan
Pada tahun 2022, lanjut Danang, nilai indeks inovasi daerah Jombang mencapai 47,04 atau masuk kategori inovatif dan merupakan ranking 181 kabupaten/kota se Indonesia atau ranking 36 se Jawa Timur. Sementara, pada tahun 2023 meningkat menjadi 52,69 kategori inovatif dan masuk ranking 93 se Indonesia atau ranking 18 se Jawa Timur.
”Sedangkan untuk tahun 2024 sesuai penilaian mandiri mencapai angka 69,94. Saat ini masih proses verifikasi Kementerian Dalam Negeri. Semoga tahun ini bisa lebih meningkat lagi,” harapnya.
Selain upaya pelaksanaan lomba krenova, pada tahun 2024 ini, pemkab membentuk klinik inovasi daerah yang akan di-launching.
Klinik inovasi daerah ini sebagai forum konsultasi dan koordinasi antarperangkat daerah dalam menciptakan, menerapkan, mengembangkan, serta melaporkan inovasi daerah.
”Saya sangat mengapresiasi dan mendukung terbentuknya klinik ini. Saya berharap para kepala perangkat daerah dapat memanfaatkan klinik inovasi daerah dengan sebaik-baiknya,” pungkasnya. Rangkaian kegiatan juga dibarengi santunan anak yatim. (naz)
Juara Krenova Kabupaten Jombang Tahun 2024
Kategori OPD/UPTD/BUMD
| No. | Predikat | Judul Inovasi | Asal/Inovator |
| 1 | Juara 1 | Sistem Antar Obat Aman dan Gratis (SITAROBMANIS) | dr. HENDRI MARZUKI – Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Ploso
Arihina Yunita Rahma, S.Farm., Apt – Inovator Sitarobmanis |
| 2 | Juara 2 | Layanan Tata Ruang Kabupaten Jombang | BAYU PANCOROADI, ST., MT. – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang |
| 3 | Juara 3 | Sistem Administrasi Berita Data DesO Dan PeLayanan ONline (SABDOPALON) |
SHOLAHUDDIN HADI SUCIPTO, S.STP., M.Si – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa |
| 4 | Juara 4 | Edukasi dan Latihan Lansia Menua Bahagia bersama Fisioterapi di Instalasi Rehabilitasi Medik (Lansia Menari Remik) di RSUD Jombang Kabupaten Jombang | Dr. dr. MA’MUROTUS SA’DIYAH, M.Kes – Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Jombang |
| 5 | Juara 5 | Sistem Pelayanan Kartu AK.1 Keliling (SINARING) |
ISAWAN NANANG RISDIYANTO, S.Hut., M.Si – Kepala Dinas Tenaga Kerja – Pemerintah Kabupaten Jombang |
Kategori Masyarakat
Kelompok 1 (SMA/SMK/MA/Sederajat)
| No. | Predikat | Judul Inovasi | Asal Inovator |
| 1 | Juara 1 | Transformasi Limbah Menjadi Karya : Kopiah Semantik Inovasi Kreativitas Tangan | Kepala Sekolah MAN 3 Tambak Beras Jombang : SUTRISNO, S.Pd., ME.
Inovator : Azizah Mayliana, Lubnaya Bilqis, Mazidhatur Rohmah, Zahwa Nailarrif |
| 2 | Juara 2 | ESBIKAT (Eskrim Biji Alpukat), Mendukung Peningkatan Pertumbuhan Ekonomi dan Penurunan Inflasi Kemiskinan. |
Kepala Sekolah SMK Negeri Wonosalam, Jombang : Itha Pujiarti, S.S., M.Pd Dellian Dwita, Primadiktara, Asmidah Dwi Oktavia, Desi Wulandari, Moh. Aldy Saputra |
| 3 | Juara 3 | Optimalisasi Limbah Batang Tembakau (Nicotiana Tabacum L) Untuk Pembuatan Obat Spray Anti Nyamuk |
Kepala Sekolah SMK Negeri Kabuh : Mokhammad Yasin Inovator : Dwi Ayu Rahmawati, Devi Ayu Anjar Wati, Amalia Rizki Nurhafifah
|
Kategori Masyarakat
Kelompok 2 (Mahasiswa/Guru/Dosen)
| No. | Predikat | Judul Inovasi | Asal Inovator |
| 1 | Juara 1 | Sirup Salak Kulit Manggis | Naili Shofiyah, S.Pd |
| 2 | Juara 2 | Inovasi SAS (Sajian Antistunting) melalui Pembuatan Mie Kreco (Kelor Coklat) dan Es Krim Teco (Temulawak Coklat) sebagai Upaya Penurunan Stunting |
Farach Khanifah, M.Si., M.Farm, Evi Puspita Sari, S.ST., M.Imun Institut Teknologi Sains dan Kesehatan ICME Jombang |
| 3 | Juara 3 | Strategi KARTUPASTing: “Membangun Kesehatan Anak Melalui Kartu Pintar Anti Stunting” | Robi’ah Machtumah Malayati |
Kategori Masyarakat
Kelompok 3 (Umum/UMKM/Wiraswasta)
| No. | Predikat | Judul Inovasi | Asal Inovator |
| 1 | Juara 1 | Optimalisasi Kearifan Lokal Melalui Pemberdayaan Ibu-Ibu Eks PHK Buruh Pabrik Dengan Tenun | Nusa Amin |
| 2 | Juara 2 | Pasar Brantas: Pasar Warga Berbasis Gotong Royong Sebagai Motor Penggerak Pembangunan Berkelanjutan Wilayah Pedesaan | Pasar Brantas |
| 3 | Juara 3 | Jladren daun kelor serbaguna(frozen food) andalan keluarga | Ani Fitria Sari |
Sumber Bappeda Jombang












