Pemerintahan

Profil dr Hexawan Tjahja Widada Kadinkes Jombang: 5 Kali Jabat Kepala Puskesmas, Sering Dimutasi Karena Berprestasi

×

Profil dr Hexawan Tjahja Widada Kadinkes Jombang: 5 Kali Jabat Kepala Puskesmas, Sering Dimutasi Karena Berprestasi

Sebarkan artikel ini
KELUARGA BAHAGIA: Kepala Dinas Kesehatan Jombang, dr Hexawan Tjahja Widada MKP, bersama keluarga.

Desakita.co – Bagi dunia kesehatan di Jombang, nama dr Hexawan Tjahja Widada MKP tentu sudah cukup familiar.

Pria kelahiran Pasuruan, 8 Juni 1971 ini punya amanah baru sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang.

Dokter Hexa, sapaan akrabnya, punya komitmen tinggi untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Kabupaten Jombang.

’’Komitmen kami di dinas kesehatan ada tiga yang paling utama,’’ ucapnya.

Pertama, komitmen meningkatkan derajat kesehatan masyrakat.

Kedua, memudahkan layanan kesehatan masyarakat.

Ketiga, menjadikan dinas kesehatan sebagai regulator kesehatan untuk masyarakat Jombang.

Dokter Hexa anak keenam dari delapan bersaudara pasangan Abdulrahman dan Sri Widajati.

Ia besar dan mengawali pendidikannya di Pasuruan.

Baca Juga: Profil Lengkap Pj Bupati Jombang Teguh Narutomo: Awali Karir Jadi Dosen Hingga Inspektur Khusus Kemendagri

Dimulai di SDN Kandangsapi lulus 1984. SMP 1 Pasuruan lulus 1987 dan SMAN 1 Pasuruan lulus 1990.

Baca Juga:  Final Lomba Kolase 2024 Sukses, Pj Bupati Jombang: Latih Motorik Anak, Upaya Siapkan Generasi Emas Indonesia 2045

Ia sempat kuliah di Fakultas Teknik Mesin Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya.

Alasannya, karena orang tuanya dulu berkecimpung di dunia pemesinan.

Namun, di ITS ia hanya menjalani pendidikan selama setahun.

’’Saat bapak masih ada, pernah ngomong ke saya, ingin salah satu anaknya menjadi dokter yang bisa membantu masyarakat,’’ tambahnya.

Hal itu mendorongnya untuk mengambil jurusan kedokteran di Universitas Brawijaya, masuk 1991 dan lulus 1998.

Setelah lulus, ia sempat bekerja sebagai dokter umum di beberapa klinik swasta.

Mulai di Jakarta dan beberapa kabupaten/kota lain.

Baca Juga: Tak Perlu Lulusan SMA, Ini Syarat Terbaru Calon Kepala Desa Sesuai UU Desa Nomor 3 Tahun 2024

Hexa menuntaskan S2 Magister Kebijakan Publik di Universitas Airlangga Surabaya.

Baca Juga:  Terganjal Pembahasan Pemerintah Pusat, Penyusunanan Perda LP2B Jombang Gagal Lagi

Ia mengikuti perekrutan pegawai tidak tetap (PTT) agar bisa mengikuti rekrutmen CPNS. Tugas pertamanya, menjadi tenaga medis di Nganjuk selama tiga tahun.

’’Setelah selesai mengikuti PTT, saya kemudian mengikuti pendaftaran CPNS yang diadakan pusat di Surabaya. Saya pilih Jombang sebagai lokasi pengabdian karena saat itu peminatnya tidak banyak dan alhamdulillah lolos,’’ kenangnya.

Bapak tiga anak ini mengawali karirnya di Pemkab Jombang pada 2002 sebagai dokter fungsional di Puskemsas Kesamben selama dua tahun.

Kemudian menjadi dokter di Puskesmas Blimbing Kesamben (2006-2011).

Setelah itu, Hexa dipromosikan menjadi Kepala Puskesmas Gambiran Mojoagung (2011-2012). Itu tugas pertamanya sebagai kepala puskesmas.

Baca Juga: Profil Lengkap Camat Mojoagung Muchtar: Kawal Pembangunan, Jaga Kesehatan dengan Gowes

Baca Juga:  Dinsos Jombang Komitmen Fasilitas Pembebasan Lahan Sekolah Rakyat, 10 Warga Bersedia Lepas Lahan

Selanjutnya, ia dimutasi menjadi kepala Puskesmas Tapen Kudu (2012-2014).

Kepala Puskesmas Cukir (2014-2017), Kepala Puskesmas Tambakrejo (2017-2019).

Kepala Puskesmas Sumobito (2019 – 2024). Serta Kadinkes Jombang mulai Rabu (31/7).

Hexa menceritakan, ada beberapa torehan prestasi dalam perjalanan karirnya.

Misalnya, saat menjabat kepala Puskesmas Cukir, ia mendapat penghargaan sebagai Puskesmas Terbaik sisi pedesaan se-Jawa Timur.

Kemudian mendapatkan realisasi pembangunan Puskesmas Tambakrejo dan Sumobito dari dana alokasi khusus (DAK )Kementerian Kesehatan.

Baca Juga: Daftar Lengkap Nama Kepala Desa di Kecamatan Jombang Kabupaten Jombang Terbaru Tahun 2024

Dia juga berhasil mengantarkan Puskesmas Sumobito meraih penghargaan sebagai Most Integrated Terbaik I Puskesmas se-Indonesia dalam peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-59 pada 2023. Hexa juga mendapatkan penghargaan Serifikat Surveyor Akreditasi 2023. (ang/jif)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *