Desakita.co – Permasalahan genangan air di wilayah permukiman saat musim hujan tak luput dari perhatian Pemerintah Desa (pemdes) Kalikejambon, Kecamatan Tembelang.
Sebagai solusi, pemdes tahun ini memprioritaskan pembangunan drainase di titik-titik rawan genangan. Salah satunya pembangunan drainase di Dusung Kalijaring.
”Lokasi pembangunan drainase baru saat ini menyambung dengan bangunan drainase lama,” terang Kepala Desa Kalikejambon Akhmad Iswahyudi.
Baca Juga: Dibangunkan JUT, Akses Pertanian di Desa Keplaksari Jombang Ini Tak Lagi Becek Saat Hujan
Bangunan drainase sepanjang 145 meter tersebut dibangun menggunakan dana bantuan keuangan khusus (BKK) tahun anggaran 2024 sebesar Rp 150.000.000.
Lokasi pembangunan berada tepat di sepanjang jalan raya desa sehingga turut menunjang peningkatan mutu jalan karena mampu mengalirkan kelebihan air agar tidak membanjiri jalan.
Pembangunan drainase tersebut merupakan usulan dari warga setempat.
Pasalnya, hampir setiap tahun jalan raya desa tersebut selalu tergenang air saat musim hujan.
”Hal itu tentunya sangat mengganggu mobilitas warga, karena aliran air belum lancar dan masih liar serta kerap menggenangi lokasi sekitarnya,” papar dia.
Baca Juga: Realisasikan Dana BK Kabupaten, Pemdes Keplaksari Jombang Bangun Pavingisasi Hingga Jalan Usaha Tani
Pemdes Kalikejambon merealisasikan program pembangunan drainase dengan menerapkan sistem swakelola, di mana seluruh pekerjanya adalah warga setempat yang tergabung dalam tim pelaksana kegiatan (TPK) Desa Kalikejambon.
Sehingga, program pembangunan tersebut juga bermanfaat untuk peningkatan perekonomian warga.
”Seluruh proses pembangunan dikerjakan oleh warga Desa Kalikejambon, ini adalah bentuk transparansi realisasi anggaran yang diterima desa sekaligus pemerataan perekonomian,” pungkasnya. (dwi/naz)












