Desakita.co – Jelang pelaksanaan pemungutan suara pilkada serentak 27 November mendatang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jombang mendistribusikan logistik Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 ke tingkat kecamatan, Sabtu (24/11).
Distribusi kotak suara ke 21 kecamatan dilakukan secara bertahap.
Pemberangkatan truk pengangkut logistik dari gudang penyimpanan logistik pilkada di gedung Tennis Indoor Jombang ke kecamatan ditandai dengan tradisi pecah kendil.
Kegiatan pendistribusian logistik kotak suara diawali dengan apel kesiapan di di halaman gedung Tennis Indoor Jl Kusuma Bangsa Jombang.
Baca Juga: Pastikan Keamanan Logistik Pilkada Jombang, Kapolres Sidak Gudang KPU Jombang
Apel diikuti ratusan personel gabungan dari unsur TNI, Polri, Satpol PP, Dishub dan unsur penyelanggara pemilu.
Terlihat sejumlah kendaraan truk boks yang mengangkut kota suara sudah siap mengirimkan logistik pilkada ke tujuan. Masing-masing truk juga dipasangi banner khusus bergambar logo KPU.
Pemberangkatan logistik dilakukan secara simbolis dipimpin Wakapolres Jombang Kompol Hari Kurniawan bersama Ketua KPU Jombang Ahmad Udi Masjkur, Kepala Bakesbangpol Jombang Anwar.
Pemberangkatan armada pengangkut logistik pilkada ditandai dengan prosesi pecah kendil serta pengibaran bendera start.
Diharapkan proses distribusi berjalan lancar memenuhi prinsip tepat jenis, tepat jumlah, tepat kualitas, tepat waktu, tepat sasaran, dan tepat biaya.
Sesuai jadwal, pengiriman tahap pertama difokuskan pada lima kecamatan di wilayah utara Brantas. Di antaranya Kecamatan Ploso, Plandaan, Kabuh, Kudu, dan Kecamatan Ngusikan.
Ketua KPU Jombang Ahmad Udi Masjkur mengatakan, pendistribusian logistik pilkada dilakukan secara bertahap. Ada tiga tahap yang dilakukan menyesuaikan pembagian wilayah yang sebelumnya sudah direncanakan.
Mulai tingkat kabupaten ke kecamatan, kecamatan ke desa dan terakhir dari desa ke TPS.
”Hari ini ada pendistribusian tahap pertama di lima kecamatan di utara Brantas.
Untuk tahap pertama di 5 kecamatan, kemudian tahap, berikutnya 8 kecamatan, dan selanjutnya ke 7 kecamatan,” kata Udi kepada Jawa Pos Radar Jombang.
Pada pendistribusian di hari pertama, pihaknya menyiapkan lima kendaraan truk boks untuk mengangkut seluruh kotak suara.
Penggunaan mobil tertutup ini dimaksudkan agar keamanan surat suara terjaga, terlebih sekarang sudah memasuki musim penghujan. Pendistribusian ke wilayah utara Brantas juga dikawal ketat petugas kepolisian.
”Bisa kita lihat bersama bahwa mobil boks yang digunakan dipastikan aman dari cuaca.
Untuk keamanan juga bisa dipastikan, sebab pendistribusikan dilakukan dengan pengawalan ketat pihak kepolisian dan petugas lainnya,” paparnya.
Nantinya, kotak surat suara ini bakal ditempatkan di masing-masing gudang penyimpanan di kantor kecamatan yang sebelumnya sudah dilakukan pengecekan dan dinyatakan layak untuk menyimpan logistik tersebut.
Selain itu juga disiagakan personel yang akan melakukan penjagaan hingga 24 nonstop.
”Untuk pendistribusian dari kecamatan ke tempat pemungutan suara (TPS) bakal dilakukan pada tanggal 26 November mendatang,” tambahnya.
Sementara itu, Polres Jombang memastikan pengamanan pengiriman surat suara akan dilakukan pihaknya dengan sistem keamanan yang sudah ditentukan.
Waka Polres Jombang Kompol Hari Kurniawan menyampaikan, ada ratusan personel yang disiapkan untuk penjagaan di TPS maupun penyimpanan surat suara nantinya.
”Tentu sejumlah personel sudah kita tempatkan di wilayah-wilayah rawan, termasuk juga di lokasi-lokasi objek vital termasuk gudang penyimpanan di tingkat kecamatan dan TPS,” paparnya. (ang/naz)













Hello,
for your website do be displayed in searches your domain needs to be indexed in the Google Search Index.
To add your domain to Google Search Index now, please visit
https://SearchRegister.org/