Bisnis

Disdagrin Jombang Fasilitasi Promosi Produk Unggulan Desa di Unduh-Unduh Mojowarno

×

Disdagrin Jombang Fasilitasi Promosi Produk Unggulan Desa di Unduh-Unduh Mojowarno

Sebarkan artikel ini
FASILITASI: Disdagrin memfasilitasi pelaku UMKM dalam event tradisi Riyaya Unduh-Unduh GKJW Mojowarno, Minggu (10/5). (Ainul Hafidz/Radar Jombang)

DesaKita.co – Aroma jajanan bercampur riuh pengunjung menyambut pagi di kawasan Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) Mojowarno, Desa/Kecamatan Mojowarno, Minggu (10/5).

Di tengah kemeriahan tradisi Riyaya Unduh-Unduh yang dipadati warga, deretan stan usaha mikro kecil menengah (UMKM) ikut mencuri perhatian.

Tak jauh dari panggung utama, sejumlah pengunjung berhenti di stan milik Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Kabupaten Jombang.

Ada yang sibuk memilih camilan khas, mencicipi minuman, hingga melihat aneka produk kerajinan dan pakaian lokal.

Stan promosi UMKM itu sudah dibuka sejak Sabtu (9/5) atau sehari sebelum puncak acara Riyaya Unduh-Unduh digelar.

Kepala Disdagrin Jombang Anjik Eko Saputro mengatakan, keterlibatan pihaknya dalam tradisi Unduh-Unduh merupakan bentuk dukungan pada promosi produk unggulan pelaku usaha lokal.

Baca Juga:  Lewat Program BRI Berbagi Bahagia Bersama, BRI Jombang Salurkan Bantuan ke Panti Asuhan di Desa Keplaksari Peterongan

”Jadi kita tetap mempromosikan UMKM, sekaligus untuk meningkatkan pendapatan pelaku usaha,” katanya.

Event budaya berskala besar seperti Unduh-Unduh menjadi peluang penting untuk memperkenalkan produk UMKM Jombang pada masyarakat luas. Termasuk pengunjung dari luar daerah.

”Yang datang di acara itu tidak hanya dari Jombang, tetapi juga luar daerah. Banyak warga luar kota yang hadir, bahkan tingkat provinsi sampai nasional,” imbuhnya.

Beragam produk ditampilkan dalam stan tersebut. Mulai makanan dan minuman, hingga produk pakaian yang disesuaikan dengan nuansa tradisi Unduh-Unduh. Meski demikian, tidak semua pelaku usaha dapat dilibatkan karena keterbatasan tempat.

Baca Juga:  Desa Mojogebang, Kecamatan Kemlagi Bantu Mesin Produksi untuk Perajin Bambu

”Pelaku usaha yang ikut memang beberapa saja karena tempat terbatas. Yang penting mereka punya produk dan siap dipromosikan,” tuturnya.

Disdagrin hampir selalu terlibat dalam kegiatan Unduh-Unduh setiap tahun karena dinilai sebagai event besar yang mampu menarik massa dalam jumlah banyak.

”Melalui kegiatan di Mojowarno ini, kami berharap UMKM binaan bisa dipromosikan semaksimal mungkin. Harapannya warga luar kota tertarik dengan produk UMKM kita, bisa membeli atau bahkan berkolaborasi,” ungkapnya.

Menurutnya, manfaat kegiatan tersebut tidak hanya sebatas promosi, tetapi juga berdampak langsung terhadap peningkatan pendapatan pelaku usaha lokal.

Baca Juga:  Ini Kunci Sukses SMAN Jogoroto Jadi Juara Lomba SBC Enterpreneur Competition 2024

Tak hanya pada event Unduh-Unduh, Disdagrin Jombang juga aktif memfasilitasi promosi UMKM di berbagai kegiatan lain, baik tingkat kecamatan, kabupaten hingga luar daerah.

”Apa pun event yang mendatangkan banyak masyarakat, kami fasilitasi untuk promosi UMKM. Bahkan di event nasional di Yogyakarta kemarin juga kami ikut memperkenalkan UMKM Jombang,” katanya.

Bagi masyarakat yang ingin bergabung mempromosikan produknya, Disdagrin membuka kesempatan seluas-luasnya. Menurut Anjik, sebagian besar pelaku UMKM saat ini sudah tergabung dalam paguyuban usaha.

”Kalau lewat paguyuban tentu lebih mudah pendataannya. Tetapi kalau belum masuk paguyuban atau belum terdaftar di Disdagrin, tetap kami beri kesempatan,” katanya. (fid/naz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *