Desakita.co – Warga Desa Cukir sangat antusias menyambut penilaian lomba Desa Peduli Kamtibmas, Kamis (25/6). Bahkan ibu-ibu menyambut dengan salawat dan menyanyikan 110. ’’Sat-satu aku sayang ibu. Dua-dua juga sayang ayah. Tiga-tiga sayang adik kakak. Satu-satu kosong lapor pak polisi,’’ kor ibu-ibu dengan ceria.
Setahun terakhir delapan kali warga Cukir menghubungi call center bebas pulsa 110. ’’Ramadan kemarin saat ada merconan, warga telepon 110 dan polisi langsung datang,’’ kata Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Bambang Hartono.
Saat ada balapan liar warga juga telepon 110 dan polisi langsung datang membubarkan. Warga juga pernah lapor saat sertifikat rumah diambil kerabat. ’’Sekarang sudah dikembalikan sertifikatnya,’’ jelasnya.
’’Saat ada tawuran di Sumoyono warga juga lapor 110 dan polisi langsung datang melerai,’’ tambah Sekretaris Desa Cukir, Sujito.
Desa Cukir memiliki 30 linmas inti dan 52 cadangan. ’’Linmas punya mobil patroli,’’ kata Kades Sugito. Linmas didanai mandiri dari parkir.
Di Cukir ada tiga dusun, 12 RW dan 89 RT. Ada 20 pos Satkamling, tiga di antaranya berwifi.
Jumlah CCTV menghadap ke jalan 150, yang bisa diakses desa 65.
’’Ada masalah apapun terkait keamanan dan ketertiban masyarakat bisa dilaporkan
110,’’ pesan Kasat Binmas Polres Jombang, AKP Pranan Edi. Lokasi yang dipasangi CCTV bisa diberi tulisan agar orang luar mengurungkan niat jahatnya.
Penilaian malam itu juga dihadiri Kapolsek AKP Darul Hudha, Camat Agus Sholihudin, Danramil Kapten Arm Didit Ariyanto dan Paur Subbagbinops Bagops, Aiptu Tri Iswahyudi. (jif/naz)












