Pemerintahan

Pemerintah Desa Pulolor Jombang Sulap Lapangan Jadi Taman Inovasi, Miliki Taman Bermain Anak

×

Pemerintah Desa Pulolor Jombang Sulap Lapangan Jadi Taman Inovasi, Miliki Taman Bermain Anak

Sebarkan artikel ini
INOVATIF: Pj Kepala Desa Pulolor Andri Herlambang menunjukan bangunan baru lapangan desa. (Azmy Endiyana/Radar Jombang)

DesaKita.co– Pemerintah Desa Pulolor, Kecamatan/Kabupaten Jombang terus berinovasi sebagai upaya meningkatkan perekonomian warga. Kali ini, memanfaatkan potensi lapangan desa yang diubah menjadi taman inovasi. Sehingga keberadaan lapangan menjadi multifungsi.

“Kami tidak menghilangkan fungsi lapangan, tapi melakukan penataan. Ini juga untuk meningkatkan perekonomian masyarakat,” ujar Pj Kepala Desa Pulolor Andri Herlambang.

Baca Juga:  Dukung Kelestarian Lingkungan, PT CJI Ikuti Tradisi Tumpak Tandur Bumi Wono Ndadari

Untuk mewujudkan itu, dimulai 2023 lalu dengan melakukan pembangunan taman bermain dan foodcort. “Pada waktu musdes (musyawarah desa) kami sudah sampaikan gambaran kasarannya kepada masyarakat. Dan masyarakat cukup antusias,” katanya.

Penataan lapangan tidak akan tuntas hanya dalam kurun waktu satu tahun pembangunan. Dia menarget penataan lapangan akan selesai 2025 mendatang.

Baca Juga:  Selamat! Desa Peterongan, Kecamatan Peterongan Jombang Raih Juara 1 Pelayanan Publik Terbaik

”Jadi rencananya akan membangun tambahan tempat foodcort, lapangan futsal, voli dan tempat untuk berbagai event,” beber Andri serius.

Terlebih, pihaknya berencana untuk mengakomodir dan menertibkan PKL yang berada di Jl Brigjen Katamso untuk berjualan di dalam lapangan.

”Tapi untuk memindahkan PKL tidak mudah kalau tidak ada event dan semacamnya. Sehingga kita harus ada evort untuk meramaikan lapangan itu,” imbuhnya.

Baca Juga:  Miris! Setahun Ada 45 Kasus Kekerasan Seksual Terhadap Perempuan di Jombang, 33 Korbannya Anak-anak

Andri menyebut, event akan dikelola karangtaruna desa dan BUMDes. Dengan begitu, perekonomian masyarakat sekitar juga tumbuh. Saat ini, pihaknya bersama BPD sedang menggodok perdes (peraturan desa) tentang PKL dan Retribusi.

”Diharapkan nanti akan menambah pemasukan pendapatan desa,” pungkas Andri. (yan/bin/fid)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *