Pemerintahan

Ada Pijat Gratis Hingga Fasilitas Lengkap, Pemkab Jombang Sulap Pasar di Desa Pesantren Kecamatan Tembelang Jadi Rest Area untuk Pemudik

×

Ada Pijat Gratis Hingga Fasilitas Lengkap, Pemkab Jombang Sulap Pasar di Desa Pesantren Kecamatan Tembelang Jadi Rest Area untuk Pemudik

Sebarkan artikel ini
Pj Bupati Jombang Sugiat resmi membuka Kampung Jujugan 2024 yang berlokasi di Pasar Ngrawan, Kecamatan Tembelang

Desakita.co – Masyarakat dari luar kota yang ingin mudik Lebaran atau hanya sekadar berkunjung ke Jombang tak perlu bingung mencari tempat istirahat.

Pemkab Jombang punya program Kampung Jujugan 2024 yang ada di Pasar Ngrawan, Desa Pesantren Kecamatan Tembelang.

Selain menyediakan tempat istirahat yang nyaman bagi pemudik, kampung ini juga menyediakan ragam oleh-oleh khas Jombang, lengkap.

Pj Bupati Jombang Sugiat resmi membuka Kampung Jujugan 2024 yang berlokasi di Pasar Ngrawan, Kecamatan Tembelang Jumat sore (5/4).

Telah dibukanya Kampung Jujugan ini bertujuan untuk memfasilitasi pemudik pada arus mudik hingga harus balik hari raya Idul Fitri 1445 H mulai dari Jumat (5/4) hingga Senin (15/4).

Lokasi Kampung Jujugan 2024 sendiri cukup strategis dengan area yang lumayan luas dan parkiran kendaraan yang memadahi.

Baca Juga:  Punya Lahan 9,8 Hektare, Embung di Desa Purisemanding Kecamatan Plandaan Sebagian Dijadikan Obyek Wisata

Lokasi yang terletak di jalan utama bagi pemudik dari luar atau ke dalam Jombang. ”Lokasinya sangat strategis karena letaknya dekat exit tol Tembelang.

Sudah ada kios-kiosnya, fasilitas sudah disediakan semuanya, dan cukup bagus,” papar Pj Bupati Sugiat.

Istilah Kampung Jujugan menurut Pj Bupati adalah tempat jujukan.

Jujugan tempat pertama kita mau menuju ke satu tempat. Ini tujuannya adalah memberikan kemudahan bagi masyarakat yang sedang melaksanakan mudik dan juga nanti arus balik, agar  paling tidak bisa beristirahat sejenak sambil menikmati fasilitas yang telah disediakan di lokasi ini,” jelasnya.

Tujuan utama dari pembukaan area ini selain memfasilitasi pemudik untuk beristirahat, juga untuk menaikkan omzet bagi pelaku usaha yang berjualan di area Kampung Jujugan.

Melalui Kampung Jujugan, diharapkan dapat memberikan wadah bagi para pelaku usaha lokal untuk menawarkan produk-produk unggulan mereka kepada para pemudik dan masyarakat setempat.

Baca Juga:  Afvoer Jasem di Desa Watugaluh Diwek Jombang Dinormalisasi, Pemdes Sampaikan Ini

”Kampung Jujugan di Pasar Ngrawan ini, sudah dilengkapi kamar mandi, mushola, ada bengkel, ada tempat potong rambut, dan tempat pijit.

Siapa pun yang sudah berkunjung ke sini bisa menceritakan kepada keluarga, sanak saudara, dan teman temannya, biar juga njujug di sini” pungkas Pj Bupati Sugiat.

Sementara, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Jombang Suwignyo mengatakan, Kampung Jujugan 2024 ini merupakan dukungan nyata Pemerintah Kabupaten Jombang kepada para pelaku usaha lokal agar dapat terus berkembang dan berkontribusi pada pembangunan ekonomi daerah.

Beberapa usaha kuliner dan produk lokal telah mendaftarkan stannya di Kampung Jujugan.

Terdapat 40 lapak yang diisi oleh 15 Desa di wilayah Kecamatan Tembelang, 2 pelaku usaha Asosiasi Sego Kikil, 20 asosiasi dari Kabupaten Jombang, dan 3 pelaku usaha makanan minuman dan kerajinan.

Baca Juga:  Selamat! Desa Tambakrejo Jombang Terpilih sebagai BUMDesa Berkinerja Baik Ke-1

”Terdapat juga 8 lesehan di sebelah utara yang diisi oleh pecel tumpang tindih, sate bakso, rujak gobet, rujak petis, gado-gado dan lesehan sebelah selatan terisi oleh lodeh kikil, lodeh, rawon, penyetan,” beber Wignyo.

Kampung Jujugan ini dulunya adalah Pusat Oleh-Oleh Jombang yang terletak di Desa Pesantren, Kecamatan Tembelang.

Aset Pemerintah Kabupaten Jombang ini kemudian dikembangkan dengan menyediakan banyak fasilitas yang bisa dinikmati pemudik.

Keberadaan Kampung Jujugan selain diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi destinasi wisata Kabupaten Jombang, juga membantu mempertahankan keberlangsungan usaha mereka, menciptakan lapangan kerja, dan memperkuat ekonomi masyarakat secara keseluruhan.

”Ini juga bertujuan untuk memperkenalkan dan menghidupkan Pasar Ngrawan,” pungkasnya.(naz/ang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *