Desakita.co – Hingga H-3 Lebaran, arus kendaraan yang melintas di jalan Tol Jombang-Mojokerto masih ramai lancar.
Meski ada peningkatan volume kendaraan, namun jumlahnya belum terlalu signifikan. Diprediksi puncak kepadatan kendaraan terjadi pada hari H lebaran serta pada saat arus balik.
”Dari data yang ada, kami prediksi kepadatan akan dimulai sejak hari H Lebaran hingga puncaknya di H+4 Lebaran,” terang Kepala Departemen Operasional Astra Tol Jombang Mojokerto Yuni Rihal.
Yuni menjelaskan, dalam penghitungannya, diprediksi kendaraan yang akan melintas di puncak kepadatan itu bisa mencapai 99.000 dalam sehari.
”Artinya itu juga ada kenaikan sampai 15 persen dari tahun lalu kalau proyeksi kami,” lanjutnya.
Menurutnya, tol di sisi timur wilayah Jawa Tengah memang memiliki kecenderungan berbeda dengan bagian barat.
”Belajar dari tahun-tahun sebelumnya, kepadatan di Jomo ini biasanya justru bukan karena arus mudik atau arus balik, namun lebih ke arus silaturahmi yang sifatnya lokal,” tambahnya.
Kendati demikian, pihaknya juga menyebut telah menyiagakan sejumlah persiapan.
”Misalnya terkait dengan rest area, kalau nanti sudah penuh ya kita pasti tutup untuk diarahkan ke rest area selanjutnya,” tambahnya.
Selain itu, seluruh gardu tol juga akan dibuka, mobile reader juga akan disiagakan di masing-masing gerbang tol untuk mempercepat transaksi jika dibutuhkan.
”Ada 12 mobile reader untuk 3 gerbang tol yang kita punya, jadi nanti kalau sudah ada lebih dari 10 antrean, mobile reader akan berjalan menghampiri pengguna,” pungkasnya. (riz/naz/ang)












