Desakita.co – Pembangunan kandang ayam di Desa Badang, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang menjadi rasan-rasan warga.
Selain khawatir dampaknya ke lingkungan sekitar, lahan yang digunakan untuk membangun kandang berada di area persawahan yang merupakan lahan hijau.
Pantauan di lokasi, tampak bangunan pagar sudah mengelilingi lahan tersebut. Tampak juga pembangunan jembatan juga belum selesai dikerjakan.
”Itu sudah beberapa bulan yang lalu,” ujar R salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.
Dirinya menambahkan, informasi yang dirinya dapat, rencana lahan tersebut digunakan untuk membangun kandang ayam.
Baca Juga: Tanah Gogol Dibuat Akses Perumahan, Warga Desa Ini di Jombang Protes
”Kalau izinnya saya belum tahu. Karena kalau tidak salah lahan di sana itu peruntukannya untuk pertanian saja,” ungkapnya.
Terpisah, Kepala Desa Badang Sholichudin membenarkan lahan tersebut nantinya akan digunakan untuk kandang ayam.
”Benar itu nantinya untuk kandang,” bebernya.
Sholichudin menambahkan, pemilik sempat ke kantor desa untuk mengajukan permohonan izin.
”Kalau warga tidak ada yang merasa keberatan saya tidak mempersulit,” ungkapnya.
Hanya saja, dirinya tidak mengetahui pasti terkait dokumen perizinan lainnya. ”Kalau untuk PBG (persetujuan bangunan gedung) ini yang kami tidak tahu,” tegasnya.
saat dikonfirmasi, Kepala Dinas PUPR Jombang Bayu Pancoroadi mengungkapkan, pernah ada permohonan masuk untuk rencana pembangunan kandang ayam.
Baca Juga: Pengelola dan Pemkab Jombang Belum Sepakat, soal Parkir RTH Mojoagung
”Dulu pernah dimohonkan untuk peternakan ayam,” terangnya.
Hanya saja, setelah dilakukan pengecekan tim ke lapangan, lahan yang diajukan merupakan lahan hijau yang hanya diperbolehkan untuk pertanian saja.
Sehingga dapat dipastikan pembangunan tersebut belum mengantongi PBG. ”Jadi sampai sekarang belum ada yang dimohonkan di lokasi tersebut,” pungkas Bayu.(yan/naz)











