Pemerintahan

Dapat Dukungan Bupati, Desa Kudubanjar, Kecamatan Kudu Jombang Dukung Realisasi Pembangunan Jembatan Antardusun

×

Dapat Dukungan Bupati, Desa Kudubanjar, Kecamatan Kudu Jombang Dukung Realisasi Pembangunan Jembatan Antardusun

Sebarkan artikel ini
SEMPIT: Kondisi jembatan sementara di Desa Kudubanjar, Kecamatan Kudu memiliki lebar 1,2 meter, Selasa (18/7).

Desakita.co – Pemerintah Desa (Pemdes) Kudubanjar, Kecamatan Kudu, terus menunjukkan peran aktif dalam memperjuangkan pembangunan jembatan penghubung di Dusun Banjarejo.

Jembatan tersebut menjadi akses vital warga untuk kegiatan ekonomi, pertanian, pendidikan, sekaligus jalur penghubung antar desa dan antar kecamatan.

Kepala Desa Kudubanjar Gatot Kuswanto menyampaikan, jembatan lama putus sejak 31 Desember 2019 akibat penumpukan enceng gondok dan derasnya arus Sungai Kali Marmoyo. Kondisi itu memaksa warga menempuh jarak lebih jauh untuk beraktivitas.

”Jembatan tersebut putus sejak Desember 2019.

Saat tidak ada jembatan, maka warga sekitar harus menempuh jarak lebih jauh,” ujarnya.

Baca Juga:  Tetapkan Pengurus Kopdes Merah Putih dan Revitalisasi BUMDes, Upaya Pemdes Pandanwangi Jombang Tingkatkan Perekonomian Warga

Sebagai langkah awal, Pemdes Kudubanjar menggandeng tokoh masyarakat dan warga untuk bermusyawarah. Hasilnya, disepakati pembangunan jembatan darurat melalui swadaya masyarakat demi menjaga akses tetap terbuka.

”Meskipun ditangani darurat, namun waktu itu pembangunan jembatan tetap memperhitungkan faktor keamanan dan kenyamanan pengguna yang melintas,” sambung Gatot.

Jembatan darurat tersebut dibangun menggunakan material besi dengan lantai plat. Namun, dimensinya terbatas.

”Jembatan darurat yang dibangun dengan panjang 27 meter dan lebar 1,2 meter, sehingga saat ini hanya bisa dilalui kendaraan roda dua,” ujarnya.

Baca Juga:  Jembatan di Desa Kudubanjar Kudu Segera Diperbaiki, Pemkab Jombang Mulai Susun Dokumen Ini

Tak berhenti di situ, Pemdes Kudubanjar secara konsisten mengajukan usulan pembangunan jembatan permanen kepada Kecamatan Kudu, Pemkab Jombang, hingga dinas terkait.

”Dulu pernah disampaikan akan diperbaiki, tapi karena pandemi Covid-19, rencana perbaikannya diundur,” jelasnya.

Baca Juga: Proyek Jembatan Kudubanjar Rp 3 Miliar Belum Jalan, Dokumen Masih Direview Inspektorat

Upaya tersebut mulai membuahkan hasil pada 2025. Pemkab Jombang melakukan pendataan lebar sungai sebagai bagian dari rencana pembangunan jembatan baru.

Anggaran juga telah disiapkan melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim), meski proses lelang sempat mengalami kendala.

Baca Juga:  Punya Potensi Pasar Hewan, Pemdes Jatipelem Jombang Punya Cara Jitu Tingkatkan Perekonomian Masyarakat

Harapan warga kembali menguat setelah Bupati Jombang Warsubi dan Wabup Salmanudin bersama jajaran kepala OPD dan Forkopimcam Kudu meninjau langsung lokasi jembatan.

“Harapan warga kembali muncul dengan adanya kunjungan Bupati Jombang bersama kepala OPD terkait dan jajaran Forkopimcam Kudu beberapa waktu lalu,” tandas Gatot.

Pemdes Kudubanjar berharap pembangunan jembatan permanen segera terealisasi agar mobilitas warga semakin lancar dan aman.

”Dengan infrastruktur yang memadai serta jarak tempuh yang lebih dekat, kami berharap pembangunan ini dapat mempermudah mobilitas warga, sehingga dapat meningkatan perekonomian masyarakat,” pungkasnya. (dwi/naz)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *