Desakita.co – Pemerintah desa (Pemdes) Jatipelem, Kecamatan Diwek Jombang, mempunyai cita-cita besar mengembangkan pasar hewan.
Ini dilakukan agar ekonomi kerakyatan warganya terangkat.
Kades Jatipelem Parjono mengatakan, Desa Jatipelem memiliki pasar hewan. Lokasinya juga strategis. Berada di pinggir jalan kabupaten yang ramai lalu-lalang kendaraan.
”Jadi awalnya pasar desa, tapi sekarang lebih terkenal dengan pasar hewan,” katanya kepada Jawa Pos Radar Jombang.
Dijelaskan, pasar berdiri di atas TKD setempat. Terdapat sejumlah kios yang sudah dibangun sejak 2015 lalu.
Dilanjutkan pembangunan pendopo 2019 yang kemudian dipercantik dengan adanya taman di depan.
”Dari lima kios, sampai sekarang yang masih dimanfaatkan tiga kios, dipakai pedagang burung dan tembakau,” imbuh dia.
Seiring berjalannya waktu, keberadaan pasar lebih ramai untuk aktivitas jual beli hewan ternak berupa kambing.
Namun, tak setiap hari. Hanya pada pasaran pon dan pahing. Puluhan pedagang mulai dari warga sekitar hingga tetangga desa menjajakan ternaknya di pasar hewan tersebut.
”Sehingga warga banyak yang berjualan di pasar. Entah makanan ataupun minuman, biarpun dalam lima hari hanya dua kali saja,” imbuh dia.
Baca Juga: Punya Potensi Wisata Religi Makam Buyut Mbah Sona, Ini Langkah Pemdes Karangpakis, Jombang
Karena terus berkembang menurut Parjono, tahun ini bakal difasilitasi pembangunan tempat parkir kendaraan.
Rencananya bagian belakang bakal diuruk untuk dijadikan tempat parkir kendaraan roda dua maupun roda empat. ”Bulan depan akan segera diuruk, bekas kios kita ratakan untuk tempat parkir,” ujarnya.
Setelah geliat perekonomian warga terlihat, maka pasar desa dikelola BUMDes. Harapannya, ke depan semakin berkembang.
Khususnya untuk warga Desa Jatipelem yang tersebar di Dusun Jaten dan Dusun Pelem. Selain berdampak ke PADesa, juga kepada masyarakat sekitar.
”Jadi setiap tahun ada tambahan PADesa dari salah satu unit BUMDes, semoga pasar semakin ramai. Membangkitkan ekonomi kerakyatan, bagi masyarakat yang suka atau beternak kambing,” pungkas Parjono. (fid/bin/ang)











