Potensi

Punya Potensi Wisata Religi Makam Buyut Mbah Sona, Ini Langkah Pemdes Karangpakis, Jombang

×

Punya Potensi Wisata Religi Makam Buyut Mbah Sona, Ini Langkah Pemdes Karangpakis, Jombang

Sebarkan artikel ini
BERPOTENSI: Kepala Desa Karangpakis Joko Risdianto menunjukan lahan yang akan digunakan untuk pembangunan kios

Desakita.co –Pemerintah Desa Karangpakis, Kecamatan Kabuh bakal mengembangkan wisata religi Makam Buyut Mbah Sona.

Tentu ini muara meningkatkan PADes mengingat keberadaan makam sejak lama dikenal.

”Kemarin kami diundang Dispora terkait potensi wisata desa,” ujar Kepala Desa Karangpakis Joko Risdianto, kemarin.

Dia menyebut, Makam Buyut Mbah Sona punya potensi ekonomi yang bisa dikembangkan menjadi tempat wisata religi.

Baca Juga:  Jadi Sentra Industri Krecek Kerupuk Upil Sejak 1980, Pemdes Badang, Ngoro Jombang Fasilitasi Produsen Perizinan NIB Gratis

Baca Juga: Genjot Produktivitas Pertanian, Pemdes Kedungturi Gudo Jombang Bangun JUT untuk Petani

Ia menyebut, harus berkoordinasi dengan semua pihak. Termasuk pihak ketiga yang membantu membangun dan memperindah keberadaan makam Buyut Mbah Sona.

”Kami sangat berterimakasih kepada Pak Sugeng (pihak ketiga, Red) karena membantu membangun dan mempercantik makam Buyut Mbah Sona.

Baca Juga:  Harga Cabai Melambung, Petani di Desa Tanjung Gunung Peterongan Jombang Sumringah

Jadi kami akan berkoordinasi,” katanya.

Baca Juga: Bangunkan Saluran Irigasi Pertanian, Cara Pemdes Morosunggingan Peterongan Jombang Tingkatkan Produktivitas Pertanian

Pihaknya berencana membangun kios-kios untuk UMKM di depan pintu masuk makam.

Kios-kios ini memfasilitasi masyarakat desa agar bisa menjajakan produk lokal yang dimiliki.

Baca Juga:  Inovatif, PT BIPJ Jombang Jadi Pabrik Daur Ulang PET Lokal Indonesia Pertama Berteknologi Food Grade

Dengan rencana tersebut diharapkan Makam Buyut Mbah Sona menjadi destinasi wisata unggulan di Kecamatan Kabuh.

Lengkap dengan beberapa fasilitas di dalamnya untuk kenyamanan dan keamanan pengunjung.

”Masyarakat yang datang juga dengan mudah memperoleh oleh-oleh, khususnya kerjinan tangan warga Karangpakis seperti batik dan camilan khas Kabuh,” pungkas Joko. (yan/bin/ang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *