Pemerintahan

Dinas PUPR Akan Bangun Tugu Landmark Kabupaten Jombang, Begini Wujudnya

×

Dinas PUPR Akan Bangun Tugu Landmark Kabupaten Jombang, Begini Wujudnya

Sebarkan artikel ini
MASTERPLAN: Tugu Jombang yang akan dibangun di pinggir jalan nasional Desa Gondangmanis, Kecamatan Bandarkedungmulyo.

Desakita.co – Pemkab Jombang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Jombang tahun ini membangun Tugu Jombang di Desa Gondangmanis, Kecamatan Bandarkedungmulyo. Ini sebagai landmark Kabupaten Jombang.

Kepala Dinas PUPR Jombang, Bayu Pancoroadi, menjelaskan, daerah harus memiliki keunikan sebagai ciri khas. Begitu juga dengan Kabupaten Jombang.

’’Jombang sudah memiliki ikon menara air ringin contong yang berada di tengah kota. Namun tidak cukup di tengah kota saja, di wilayah dekat dengan perbatasan juga harus memiliki ikon penanda atau landmark yang memiliki ciri khas Jombang,’’ kata Bayu kepada Jawa Pos Radar Jombang, kemarin.

Untuk itu tahun ini Pemkab Jombang membangun tugu Jombang di Desa Gondangmanis, Kecamatan Bandarkedungmulyo.

Baca Juga:  Upaya Tingkatkan Perekonomian Warga, Pemdes Tanggalrejo Jombang Adakan Car Free Day

’’Landmark merupakan objek atau fitur yang menonjol dan mudah dikenali, baik alami maupun buatan manusia. Ini berfungsi sebagai penanda atau simbol suatu wilayah atau tempat,’’ imbuhnya.

Baca Juga: Kreatif, Warga Desa Wonosalam Jombang Olah Kotoran Cacing Jadi Pupuk Kompos Organik

Landmark juga membantu orang untuk mengenali suatu lokasi, memberikan arah, dan membangun identitas suatu tempat.

’’Desain Tugu Jombang merupakan hasil dari sayembara desain landmark Kabupaten Jombang yang digelar pada 2021,’’ terangnya.

Tujuan sayembara desain landmark, untuk mendapatkan konsep desain yang merepresentasikan karakteristik lokal. Terbukti dari hasil lomba tersebut didapatkan 10 pemenang terbaik. Desain landmark juara satu menjadi desain pada pembangunan Tugu Jombang saat ini. Karya Moch Saiful Kharis, Andhika Chandra Irawan dan Haryo Jalu W dengan judul; Gapura Bumi Santri.

Baca Juga:  Upaya Tekan Inflasi Sekaligus Jaga Ketahanan Pangan, RSUD Jombang Bagikan 1.500 Bibit Tanaman Cabai ke Staf dan Pasien

Berdasarkan konsep pemenang sayembara, tugu memiliki unsur islami, budaya dan sejarah.

’’Desain asimetris dengan menonjolkan bangunan di sisi selatan sebagai jalur akses masuk ke wilayah perkotaan,’’ urainya.

Motif ukiran melambangkan Kabupaten Jombang kaya akan budaya. Warna emas menunjukkan semangat daerah untuk mencapai cita-cita kejayaan.

Baca Juga: Layanai Permintaan Lokal, Segini Harga Pupuk Kompos Cacing Buatan Warga Wonosalam Jombang

Baca Juga:  Tindak Lanjuti Permintaan Pemdes, Dinas PUPR Jombang Normalisasi Embung Dusun Tunggul Desa Tunggorono

’’Bangunan utamanya berbentuk siluet masjid dan tugu setinggi 19 meter, menguatkan identitas Kabupaten Jombang sebagai kota santri,’’ ungkapnya.

Ornamen batu candi tidak bisa dilepaskan dari sejarah kerajaan Majapahit, dimana Jombang sebagai salah satu gerbang kerajaan di masa lampau. Desain ini juga dilengkapi dengan ruang terbuka hijau (RTH) sebagai pelengkap dan menambah nilai estetika bangunan.

Diharapkan, pembangunan Tugu Jombang yang saat ini sedang dalam proses pembangunan tidak hanya berfungsi sebagai penunjuk arah, tetapi juga menjadi bagian penting dari identitas Kabupaten Jombang. Dan tentunya menjadi identitas dan daya tarik tersendiri dibandingkan kota/kabupaten lainnya. (fid/jif)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *