Uncategorized

Gelar Tradisi Grebeg Suro, Cara Pemdes Carangwulung, Kecamatan Wonosalam Jombang Lestarikan Tradisi Ruwat Dusun

×

Gelar Tradisi Grebeg Suro, Cara Pemdes Carangwulung, Kecamatan Wonosalam Jombang Lestarikan Tradisi Ruwat Dusun

Sebarkan artikel ini
PERINGATI TRADISI: M. Arief Kades Carangwulung Kecamatan Wonosalam mendampingi Bupati Warsubi saat membuka tradisi ruwat dusun, Minggu (9/7).

Desakita.co – Pemdes Carangwulung, Kecamatan Wonosalam komitmen melestarikan tradisi peninggalan leluhur. Salah satunya, melaksanakan kegiatan tradisi ruwat Dusun Gondang yang diadakan setiap bulan Suro (bulan pertama kalender Jawa). Kegiatan ditandai dengan kenduri atau doa bersama dan pawai budaya.

Kegiatan ruwat desa yang dilaksanakan pada Minggu (6/7) berlangsung meriah. Ratusan masyarakat mengikuti tradisi ruwat dusun. Kegiatan juga dihadiri Bupati Jombang Warsubi.

Kades Carangwulung M. Arief menyampaikan, kegiatan ruwat dusun sudah menjadi tradisi di masyarakat Dusun Gondang, Desa Carangwulung. ”Kegiatan ini rutin kita peringati setiap tahun. Ini bagian dari komitmen kita untuk menjaga agar tradisi ini tidak luntur dan bisa diwariskan kepada generasi selanjutnya,” ujar dia kepada Jawa Pos Radar Jombang.

Baca Juga: Kreatif, Warga Desa Wonosalam Jombang Olah Kotoran Cacing Jadi Pupuk Kompos Organik

Baca Juga:  Rusak Berbulan-bulan, Duiker di Desa Cangkringrandu Jombang Ancam Pengguna Jalan, Begini Kondisinya

Ada beberapa tujuan diadakannya kegiatan tersebut. Pertama, melestarikan tradisi nenek moyang. Kedua, untuk mempererat silaturahmi antarwarga. ”Ruwat dusun adalah salah satu bentuk adat dan tradisi yang penting untuk kita jaga bersama. Lewat kegiatan ini, kita bisa berkumpul, bersyukur kepada Allah SWT, sekaligus berdoa bersama memohon keselamatan dan keberkahan bagi dusun kita tercinta,” papar dia.

Baca Juga:  7 Desa di Jombang Potensi Bencana Kategori Berat, Pj Bupati Jombang: Siap-Siap!

Tradisi ini digelar sekaligus untuk mengedukasi generasi muda agar tidak lupa pada budaya lokal yang dimiliki. ”Agar mereka tidak lupa dari budayanya sendiri. Karena sehebat apa pun kita, kalau tidak kenal budaya sendiri, kita akan mudah kehilangan arah,” papar dia.

Pihaknya juga mengapresiasi dukungan Bupati Warsubi yang hadir secara langsung di tengah-tengah masyarakat mengikuti kegiatan ruwat dusun. ”Tentu akan menjadi motivasi bagi kami untuk selalu mengadakan tradisi ruwat dusun ini,’’ pungkasnya.

Baca Juga:  Ini Komitmen DLH Jombang Wujudkan Ekowisata Wonosalam di Taman Kehati

Terpisah, Bupati Warsubi menyampaikan apresiasi dan mendukung kegiatan ruwat dusun agar terus dilestarikan, dikembangkan, dan menjadi agenda budaya tahunan yang membanggakan. ”Saya berharap, kegiatan ini bisa mempererat persaudaraan warga, memperkuat rasa cinta terhadap tanah kelahiran, dan tentunya membawa keberkahan, ketentraman, dan kemajuan bagi dusun ini ke depannya,’’ pungkasnya. (ang/naz)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *