Desakita.co – Warga lingkungan Kwijenan, Kelurahan Jelakombo, Kecamatan Jombang masih menjaga tradisi warisan para leluhur. Salah satunya, kegiatan sedekah bumi yang rutin digelar setiap tahun. Kegiatan sedekah bumi juga wujud rasa syukur warga atas rejeki yang diberikan Tuhan.
Warga lingkungan Kwijenan sangat antusias mengikuti kegiatan. Terbukti dengan antusiasme warga secara swadaya menyiapkan tumpeng serta hasil bumi untuk menyukseskan kegiatan. ”Telah terkumpul sebanyak 417 tumpeng hasil swadaya masyarakat untuk acara tahun ini,” terang Kepala Kelurahan Jelakombo Antin Sukma Utami, Jumat (25/7).
Setelah menjalankan salat Jumat, warga menggelar kegiatan barikan atau makan bersama yang dipusatkan di area sekitar makam lingkungan Kwijenan. Tak lupa warga berdoa bersama dipimpin sesepuh lingkungan Kwijenan. Rangkaian acara dilanjutkan sekaligus ditutup di malam harinya melalui pagelaran wayang kulit. Kegiatan ini menjadi bukti nyata wujud komitmen Pemerintah Kelurahan Jelakombo dalam menghormati kebudayaan lokal yang telah ada secara turun-temurun serta melestarikan kesenian tradisional.
Antin berharap kegiatan ini mampu menjadi momentum untuk semakin meningkatkan kepedulian warga terhadap lingkungan sekitar agar menjadi lebih baik lagi. ”Kegiatan ini tidak hanya menjadi hiburan semata, tetapi juga dapat menggerakkan perekonomian lokal serta semakin mempererat silaturahmi antarwarga setempat bersama masyarakat sekitar,” imbuhnya.
Antusiasme warga juga terlihat dari banyaknya warga yang mengikuti kegiatan sedekah bumi. Tidak jarang warga yang tengah merantau memilih pulang lantaranh tidak ingin melewatkan tradisi tahunan ini. ”Kami selaku pihak kelurahan sangat mengapresiasi kegiatan positif semacam ini, selain melestarikan tradisi juga merawat kerukunan antar-warga,” tandasnya. (dwi/naz)











