Lifestyle

Sosok Riska Uzlifah Guru SMKN Gudo Jombang: Sering DimintaJadi Mentor Parenting

×

Sosok Riska Uzlifah Guru SMKN Gudo Jombang: Sering DimintaJadi Mentor Parenting

Sebarkan artikel ini

Desakita.co – Riska Uzlifah Guru SMKN Gudo Jombang juga dikenal sebagai mentor parenting.

Ia sering menjadi pembicara ilmu parenting di sekolah-sekolah.

”Kita sebagai seorang muslim, memiliki kewajiban untuk berdakwah, jangan sampai kita baik sendirian,” jelas ibu dari Salman Alfarisy dan Abdur Rahman Al Auf tersebut.

Ilmu parenting didapatkannya dari belajar mandiri.

Ia banyak membaca buku-buku karya tokoh parenting Indonesia, ikut kajian, dan yang paling penting adalah praktik sehari-harinya kepada kedua putranya. ”Sama-sama belajar mendidik anak dengan ibu-ibu muda di PAUD-PAUD,” jelasnya.

Almarhum suaminya, Mustofa SPt (anggota DPRD Jombang periode 2019-2024) sudah meninggal sekitar setahun yang lalu.

Baca Juga:  Gandeng Kejari, Cabdindik Jombang Bekali Peserta Didik Pendidikan Anti Korupsi

Baca Juga: Intip Profil Sunarsih Atlet Softball Nasional yang Kini Jadi Guru di SMPN Sumobito Jombang

Putra pertama Riska masih kelas 4 SD, dan anak keduanya kelas 4 SD. Riska selalu membiasakan anak-anaknya untuk hidup mandiri.

Baginya yang paling penting adalah menanamkan pembiasaan positif utamanya dalam hal keagamaan.

Setiap pagi, ia dan kedua putranya harus salat Subuh berjamaah di masjid. ”Anak-anak saya sudah terbiasa bangun sendiri,” bebernya.

Pukul 06.00, semua sudah berangkat sekolah, termasuk Riska yang berangkat mengajar ke SMKN Gudo.

”Duhur Asar, mereka jamaah di sekolah, Maghrib Isya, kembali jamaah di masjid dekat rumah,” ungkap warga Desa Pulolor, Kecamatan Jombang tersebut.

Baca Juga:  Ikhtiar Sehat di Bulan Ramadan

Masalah gadget, Riska cenderung ketat. Setiap hari maksimal satu jam, dan dua jam di hari libur.

Penggunaannya juga dipantau ketat melalui HP milik Riska. Selalu cek aplikasi yang digunakan anak, hingga mengawasi ketika anak bermain HP, agar tak sampai melihat sesuatu yang tidak layak.

Baca Juga: Profil Soeharto Ketua PMI Kabupaten Jombang: Perintis Berdirinya PMI Jombang, Aktif Sejak 1980

Menurutnya, keduanya sudah mengerti dan tidak rewel dalam hal itu, karena kebiasaan sehari-hari yang ia terapkan.

Baca Juga:  DPMD Launching Transaksi Non Tunai, Pj Bupati Jombang Imbau Operator Desa Makin Teliti

Setelah screentime habis, keduanya langsung bermain masing-masing.

”Anak bungsu cenderung kinestetik, kalau sudah habis waktu main HP, dia ambil raket, bola, sepeda, dia main, sedangkan kakaknya cenderung suka menggambar, kalau lagi tidak main HP, ia gambar-gambar anime, atau gambar yang lain,” jelasnya.

Hingga kini, Riska terus belajar. Di meja kerjanya, juga banyak buku-buku referensi tentang dakwah, buku mengajar hingga Alquran

”Ini juga bagian dari referensi saya baik untuk saya sendiri, maupun untuk bekal saya menjadi mentor parenting di PAUD setiap satu bulan sekali. Belajar itu wajib, sampai kita meninggal dunia,” pungkasnya. (wen/naz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *