Pemerintahan

Lestarikan Budaya Lokal, Desa Tanggalrejo Kecamatan Mojoagung Jombang Adakan Pelatihan Menari Gratis

×

Lestarikan Budaya Lokal, Desa Tanggalrejo Kecamatan Mojoagung Jombang Adakan Pelatihan Menari Gratis

Sebarkan artikel ini
ANTUSIAS: Peserta menari gratis bagi anak-anak dan warga di desa Tanggalrejo Mojoagung berlangsung antusias (14/11).

Desakita.co –  Pemerintah Desa Tanggalrejo, Kecamatan Mojoagung komitmen melestrikan budaya lokal. Salah satunya dengan menggelar program pelatihan menari gratis bagi anak-anak dan warga desa. Program ini dimulai pada 8 Oktober 2025. Hasil kerja sama antara pemerintah desa dengan Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XI Jawa Timur.

’’Program ini merupakan salah satu upaya nyata desa dalam menjaga dan menumbuhkan kecintaan terhadap budaya lokal,’’ kata Kepala Desa Tanggalrejo, Dimas Wahyu Ramadhana.

Baca Juga:  Dinilai Banyak Kejanggalan, Pajak Bumi dan Bangunan Diprotes Pemdes Karangwinongan Mojoagung

Pelatihan dilaksanakan di kantor desa dan diikuti  20 peserta. Kegiatan dijadwalkan rutin setiap Rabu dan Jumat pukul 14.00 WIB. Pemerintah desa menyediakan instruktur yang bekerja sama dengan BPK Wilayah XI Jatim untuk memberikan materi seni tari tradisional.

’’Tujuan pelatihan ini untuk pengembangan diri anak-anak, pelestarian budaya, sekaligus mempererat hubungan sosial antarwarga. Kami ingin anak-anak tidak hanya memiliki aktivitas positif, tetapi juga memahami nilai budaya yang menjadi identitas desa,’’ terangnya.

Baca Juga:  Sosok Neneng Faidah Guru Asal MI Sulaimaniyah Jombang yang Suka Menulis dan Membaca

Perkembangan zaman tidak boleh menjadi alasan untuk mengesampingkan warisan budaya. Sehingga perlu ada ruang khusus bagi generasi muda untuk belajar dan mengenal seni tradisi.

Kegiatan ini juga diharapkan menjadi sarana membangun kebersamaan antarwarga. Melalui interaksi rutin dalam proses latihan, masyarakat memiliki kesempatan untuk saling mengenal dan mempererat hubungan sosial di lingkungan desa.

Selain manfaat sosial, pelatihan menari juga dianggap memiliki nilai kesehatan. Aktivitas fisik dalam seni tari diyakini dapat menunjang kesehatan fisik dan mental peserta. ’’Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif yang lebih luas, baik bagi perkembangan anak-anak maupun bagi kehidupan masyarakat Desa Tanggalrejo secara umum,’’ tambahnya.

Baca Juga:  Punya Slogan Halo Prend, Ini Sosok Anas Burhani Ketua Komisi B DPRD Jombang

Ke depan, pemerintah desa membuka peluang untuk memperluas jenis kesenian yang dilatihkan serta meningkatkan jumlah peserta. ’’Desa Tanggalrejo berkomitmen terus menghadirkan program-program yang mendukung pelestarian budaya dan pembinaan generasi muda,’’ tegasnya. (ang/jif)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *