Desakita.co – Pemerintah Desa (Pemdes) Mentaos, Kecamatan Gudo, mempercepat pelaksanaan pembangunan gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Langkah awal dilakukan dengan menggelar Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) di Kantor Desa Mentaos, Selasa (9/12) malam.
Musdesus dihadiri Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Babinsa, Bhabinkamtibmas, pengurus RT dan RW, pengurus serta pendamping koperasi desa, dan tokoh masyarakat. Forum tersebut menjadi wadah pengambilan keputusan strategis terkait rencana pembangunan KDMP ke depan.
Kepala Desa Mentaos Mohammad Soleh mengatakan, Musdesus bertujuan menyepakati langkah-langkah strategis guna mendukung percepatan pembangunan KDMP agar dapat segera beroperasi. ”Tujuannya untuk menyamakan persepsi dan menyepakati hal-hal strategis dalam mendukung proses pembangunan KDMP hingga nantinya berjalan,” terangnya.
Percepatan pembangunan ini menjadi bentuk komitmen Pemdes Mentaos dalam mendukung program strategis nasional sekaligus memperkuat pengembangan ekonomi masyarakat desa. Lokasi pembangunan disepakati menggunakan tanah kas desa (TKD) berupa lahan lapang di Dusun Dermo.
Usai Musdesus, pemdes langsung melakukan pengurukan tanah sebagai tahap awal pembangunan. Gedung KDMP nantinya tidak hanya difungsikan sebagai kantor koperasi, tetapi juga dilengkapi gudang dan sarana pendukung lainnya. ”Ke depan, kami harapkan KDMP bisa menjadi pusat aktivitas ekonomi dan pemberdayaan warga,” ujar Soleh.
Keberadaan gedung KDMP diharapkan mampu menjadi pusat kegiatan ekonomi desa, baik sebagai tempat operasional koperasi, usaha bersama, maupun pelayanan masyarakat berbasis ekonomi kerakyatan.
Dengan dukungan sarana yang memadai, aktivitas perekonomian warga diharapkan semakin berkembang dan menjadi fondasi penggerak ekonomi desa yang mandiri.
Soleh juga mengimbau seluruh masyarakat desa untuk terlibat aktif. Menurutnya, partisipasi warga menjadi modal utama keberlanjutan KDMP. ”KDMP ini adalah perusahaan desa milik masyarakat. Jika dikelola dengan baik dan optimal, kita bisa membangun desa dengan memanfaatkan potensi dan sumber daya lokal yang ada,” pungkasnya. (dwi/naz)








