DesaKita.co – Desa Bejijong, Kecamatan Trowulan menjadi lokasi Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur menggelar sosialisasi dan pendampingan penulisan cerita lisan pahlawan.
Kegiatan tersebut menjadi langkah awal upaya melestarikan kisah tokoh lokal sekaligus memperkuat identitas budaya Bejijong sebagai desa wisata sejarah.
SOSIALISASI berlangsung di pendapa Balai Desa Bejijong pada Kamis (27/11) lalu.
Kepala Desa Bejijong Pradana Tera Mardiatna mengatakan, program ini digelar untuk menggali, mendokumentasikan, dan memperkuat cerita-cerita tentang para tokoh pahlawan lokal yang memiliki kontribusi besar bagi masyarakat Desa Bejijong.
Dalam pertemuan tersebut, peserta dari perangkat desa dan perwakilan warga menjadi representasi masyarakat sekaligus sumber informasi mengenai sejarah dan tokoh insipiratif desa.
Dengan kehadiran mereka, proses pengumpulan data menjadi lebih akurat dan dekat dengan realitas sosial setempat.
Menurut Pradana, program Lisan Pahlawan ini bertujuan untuk menemukan figur-figur heroik desa, baik tokoh sejarah, budaya, maupun warga yang memiliki jasa besar namun belum banyak dikenal publik.
Melalui kegiatan ini pula, Balai Bahasa Jatim mendorong masyarakat menyampaikan kisah-kisah pahlawan desa secara lisan untuk kemudian menuliskannya ulang dengan kaidah Bahasa Indonesia yang sesuai KBBI.
’’Namun tetap mempertahankan unsur bahasa lokal sebagai bagian dari identitas dan kekayaan budaya,’’ imbuhnya.
Dalam prosesnya, peserta diajak berdiskusi, menyampaikan kisah, serta menggambarkan peran tokoh-tokoh tersebut dalam membangun desa, menjaga tradisi, atau memberikan kontribusi sosial.
Pendamping dari Balai Bahasa memberikan arahan mengenai teknik penulisan, pelestarian cerita rakyat, serta pentingnya menjaga akurasi sejarah.
Pradana menyatakan, kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk melestarikan cerita lokal dan memperkuat identitas budaya Desa Bejijong sebagai desa wisata sejarah.
Melalui dokumentasi yang baik, kisah pahlawan desa dapat diwariskan kepada generasi muda.
’’Harapannya bisa menjadikan Bejijong sebagai desa yang tidak hanya kaya situs sejarah, tetapi juga kaya narasi perjuangan masyarakatnya,’’ tandas dia. (adi/fen)







