PemerintahanPotensi

Desa Jrambe, Kecamatan Dlanggu, Bangun Drainase, Mencegah Air Meluap sekaligus Memperlancar Pengairan

×

Desa Jrambe, Kecamatan Dlanggu, Bangun Drainase, Mencegah Air Meluap sekaligus Memperlancar Pengairan

Sebarkan artikel ini

DesaKita.co – Pemerintah Desa (Pemdes) Jrambe, Kecamatan Dlanggu, berkomitmen membangun infrastruktur perdesaan.

Di antaranya yang sedang dikerjakan saat ini adalah pembangunan drainase untuk mencegah luapan air saat musim penghujan sekaligus mendukung program pengairan pertanian.

Ya, untuk mencegah luapan debit air yang berlebih di sekitar areal persawahan, Pemdes Jrambe membangun tembok penahan tanah (TPT) drainse di Dusun Sumberagung.

’’Proses pembangunan ini sudah berjalan dua mingguan, terhitung hari ini (kemarin, Red),’’ kata Rudi Setiawan Kaur Kesejahteraan Pemdes Jrambe.

Baca Juga:  Patut Dicontoh! Desa Kepatihan, Jombang Salurkan Bantuan untuk Pelajar, Ojol hingga Tukang Sampah

Pembangunan drainase ini, lanjut Rudi, tak lain untuk mengantisipasi luapan air akibat intensitas hujan yang cukup tinggi.

’’Biasanya kalau hujan tinggi kebanyakan air sampai meluber,’’ tandasnya.

Di samping itu, dengan dibangunnya drainase tersebut ke depan bisa memberikan kemudahan bagi para petani dalam memenuhi kebutuhan pengairan di areal persawahan mereka.

Baca Juga:  Sempat Ambles, Jembatan Rusak di Jalur Alternatif Jombang - Kediri Jombang Selesai Diperbaiki

’’Semoga para petani di Dusun Sumberagung ini bisa lebih mudah lagi dalam bercocok tanam,’’ terang Rudi.

Dia menambahkan, sedianya pembangunan TPT drainase ini merupakan pembangunan lanjutan yang sebelumnya sudah lebih dulu direalisasikan pada tahun 2024 lalu sepanjang 100 meter lebih.

’’Pembanguan lanjutan ini kisaran 140 meteran. Dan ini menggunakan dana desa (DD),’’ jelasnya.

Baca Juga:  Selain Dikenal Jadi Sentra Manik-manik, Desa di Jombang Ini Junjung Tradisi Lokal

Sehingga, dia berharap, dengan adanya pembangunan yang merata di setiap dusun, termasuk di Dusun Sumberagung, ke depan akan dapat memberikan dampak yang positif bagi masyarakat, terutama dalam mendukung aktivitas sosial dan ekonomi.

Seperti yang sudah direalisasikan adalah jalan usaha tani (JUT) hingga TPT.

’’Dengan akses yang baik semoga perekonomian desa bisa meningkat dan dapat menyejahterakan masyarakat,’’ pungkasnya. (dik/ris)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *