Desakita.co – Pemerintah Desa (Pemdes) Jiporapah, Kecamatan Plandaan, terus menunjukkan komitmennya dalam mengoptimalkan pembangunan infrastruktur desa. Meski sebagian besar wilayah desa berbatasan langsung dengan kawasan hutan milik Perum Perhutani, Pemdes Jiporapah tetap berupaya menghadirkan pemerataan pembangunan di seluruh dusun.
Desa Jiporapah memiliki empat dusun, yakni Dusun Kedung Dendeng, Tambak, Brangkal, dan Jipurapah. Kondisi geografis yang terpencar dan dipisahkan kawasan hutan menjadi tantangan tersendiri dalam menunjang mobilitas warga. Namun hal tersebut tidak menyurutkan langkah Pemdes Jiporapah untuk terus membangun.
Kepala Desa Jiporapah, Hadi Sucipto, mengatakan setiap program pembangunan selalu dimusyawarahkan bersama masyarakat agar benar-benar sesuai kebutuhan warga. “Sejak tahun lalu kami fokus meningkatkan kualitas jalan lingkungan dan penerangan jalan umum di setiap dusun, supaya mobilitas warga lebih lancar dan aman,” ujarnya.
Dalam merealisasikan pembangunan tersebut, Pemdes Jiporapah aktif bersinergi dengan berbagai pihak serta memaksimalkan seluruh sumber anggaran yang tersedia. Selain Dana Desa (DD), pembangunan juga didukung Bantuan Keuangan (BK) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Di Dusun Brangkal, proyek rekonstruksi Jalan Marmoyo–Jiporapah telah rampung melalui program Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Jombang yang didanai APBD. Pekerjaan tersebut merupakan hasil usulan pagu indikatif kecamatan (PIK) dalam Musrenbang tingkat kabupaten.
Sementara itu, pembangunan jalan di Dusun Kedung Dendeng saat ini masih berlangsung melalui sinergi Pemerintah Kabupaten Jombang dengan Kodim 0814 Jombang lewat program Karya Bhakti.
Tak hanya itu, Pemdes Jiporapah juga merealisasikan pembangunan secara mandiri menggunakan Dana Desa. Terbaru, pembangunan jalan rabat beton sepanjang 119,79 meter dengan lebar 2 meter serta pemasangan penerangan jalan umum (PJU) sebanyak 35 titik telah selesai dikerjakan di Dusun Jipurapah. Seluruh kegiatan dilaksanakan secara swakelola oleh Tim Pengelola Kegiatan (TPK) Desa Jiporapah. ”Untuk rabat beton kami anggarkan Rp 65.543.150, sedangkan PJU sebesar Rp 89.480.700. Alhamdulillah seluruh pekerjaan sudah rampung dan manfaatnya sudah dirasakan langsung oleh masyarakat,” pungkas Hadi. (dwi/naz)











