Desakita.co – Pemerintah Desa (Pemdes) Ngampungan, Kecamatan Bareng mendapat apresiasi dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur berupa Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Program Desa Berdaya.
Penerimaan program ini merupakan kesinambungan setelah Badan Usaha Milik Desa (Bumdesa) Maju Sejahtera Desa Ngampungan berhasil meraih Juara II Tingkat Provinsi Jatim, kategori Bumdesa Cepat Tumbuh 2025.
Kepala Desa Ngampungan Rohan secara simbolis menerima BKK program Desa Berdaya dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Pendopo Kabupaten Jombang, Selasa (11/3). Bantuan sebesar Rp 100.000.000 diharapkan dapat mendukung pemberdayaan desa melalui penguatan program desa berdaya.
”Anggaran tersebut rencananya akan kami gunakan untuk pembangunan gedung pengolahan air minum kemasan sebagai salah satu unit usaha yang baru dirintis oleh Bumdesa kami,” urai Rohan.
Selain memperkuat unit usaha inti, Rohan juga menekankan pentingnya transparansi dalam pengelolaan dana dan kegiatan operasional BUMDesa. ”Akuntabilitas menjadi kunci utama untuk menjaga kepercayaan masyarakat,” tandasnya.
Ia menambahkan, bahwa BUMDes berkinerja baik merupakan cermin kemandirian ekonomi desa yang tumbuh dari kekuatan lokal. ”Dengan tata kelola yang transparan, inovatif dan profesional, BUMDes harus mampu mengelola unit usaha yang memberikan manfaat nyata bagi peningkatan pendapatan desa dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
BUMDesa Maju Sejahtera Desa Ngampungan hingga saat ini telah berhasil mengerakkan perekonomian masyarakat desa melalui berbagai unit usahanya.
Meliputi unit usaha simpan pinjam, pembiayaan non tunai, persewaan molen bangunan, pengelolaan Wisata Pandansili bermitra dengan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), ketahanan pangan hingga unit usaha pengolahan air minum kemasan.
”Beragam capaian membanggakan yang telah dicapai menjadi bukti bahwa inovasi pemdes dengan didukung kolaborasi bersama masyarakat desa dapat menghadirkan dampak ekonomi yang signifikan,” tandasnya.
Hal tersebut menjadi wujud komitmen Pemdes Ngampungan dalam mendongkrak perekonomian warga Desa Ngampungan menjadi lebih berkembang dan berdaya.
”Hal ini menjadi bukti bahwa pengoptimalan potensi lokal di tingkat desa dapat mewujudkan kesejahteraan masyarakat desa itu sendiri,” pungkas Rohan. (dwi/naz)












