Pemerintahan

Tergerus Banjir, Tanggul Parapet di Desa Betek, Mojoagung Jombang Ambrol

×

Tergerus Banjir, Tanggul Parapet di Desa Betek, Mojoagung Jombang Ambrol

Sebarkan artikel ini
BAHAYA: Parapet sungai Kali Gunting di Desa Betek, Kecamatan Mojoagung ambrol kemarin (6/1).

Desakita.co – Tanggul parapet di daerah saluran air sungai (DAS) Kali Gunting di Dusun Betek Barat, Desa Betek, Kecamatan Mojoagung, jebol.

Kondisi itu membuat masyarakat resah dan khawatir terjadi banjir.

Pantuan di lokasi, parapet yang ambrol mencapai kurang lebih 20 meter.

Bahkan, sebagian parapet sudah mengantung karena pondasi dan tanah sudah tergerus air.

”Ya was-was kalau tanggul itu rusak karena bisa mengakibatkan banjir,” ujar Alex salah satu warga sekitar.

Baca Juga:  Peduli Kesehatan, PT CJI Jombang Berikan Pemeriksaan Gratis Warga Tiga Desa

Kekhawatiran itu cukup beralasan karena saat ini sudah musim penghujan.

Apabila debit air naik, maka akan mudah masuk ke permukiman warga.

”Dulu waktu ada parapetnya saja sudah ketir-ketir karena airnya sudah sama ketinggiannya dengan parapet.

Apalagi ini parapetnya ambles. Pasti nanti air akan masuk ke rumah,” lanjutnya.

Baca Juga:  Peduli Kesehatan, Desa di Jombang Sediakan Gedung PKK untuk Pelayanan Saat Puskesmas Pembangunan Direnovasi

Dirinya juga heran, sampai sekarang tanggul yang rusak itu belum ada penanganan sama sekali.

Terlebih lagi, dirinya juga sudah melaporkan ke Pemdes Betek terkait parapet yang ambrol.

”Sudah kami laporkan ke pemerintah desa. Tapi sampai sekarang belum ada perbaikan.

Kalau tidak segera diperbaiki kerusakan akan semakin parah. Karena sebagian sudah menggantung,” pungkas Alex.

Baca Juga:  Dinilai Banyak Kejanggalan, Pajak Bumi dan Bangunan Diprotes Pemdes Karangwinongan Mojoagung

Dikonfirmasi Terpisah, Sultoni Kabid SDA Dinas PUPR Kabupaten Jombang mengatakan, pihaknya belum mendapat laporan terkait ambrolnya parapet tersebut.

”Kami belum terima laporan mas ada parapet yang ambrol,” tegasnya.

Pihaknya akan segera menerjunkan tim untuk melihat kondisi parapet tersebut. ”Nanti kami akan sampaikan ke UPT untuk ditindaklanjuti,” pungkasnya. (yan/ang/ang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *