Pemerintahan

Bak Jalan Makadam! Wajah Jalan Penghubung Antarkecamatan Kesamben – Peterongan Jombang Tak Mulus, Dipenuhi Lubang Hingga Kerikil

×

Bak Jalan Makadam! Wajah Jalan Penghubung Antarkecamatan Kesamben – Peterongan Jombang Tak Mulus, Dipenuhi Lubang Hingga Kerikil

Sebarkan artikel ini
TAK LAGI RATA: Aspal jalan di Desa Kedungmlati, Kecamatan Kesamben selain berlubang juga jadi genangan air (18/3).

Desakita.co – Jalan kabupaten di Desa Kedungmlati, Kecamatan Kesamben rusak. Aspal berlubang bahkan sebagian titiknya tersisa batu kerikil.

Kerusakan terjadi di bahu jalan hingga badan jalan. Beberapa titiknya banyak lubang menganga.

’’Sejak tahun lalu sudah rusak,’’ kata Harianto salah seorang warga.

Jalan itu merupakan akses penghubung tiga kecamatan, Kesamben, Peterongan dan Sumobito.

Baca Juga:  Desa Sentul, Kecamatan Tembelang Jombang Tetapkan Perdes Ramah Perempuan dan Peduli Anak, Ini Tujuannya

Selama ini selalu ramai dilalui kendaraan. Apalagi jalannya berada di area perkampungan.

’’Waktu hujan turun pasti jadi genangan air,’’ imbuhnya.

Saat ini lebih banyak material batu kerikil menghiasi jalanan. ’’Sebelah desa itu sudah dicor, tinggal di sini yang aspalnya rusak,’’ ujarnya.

Sementara itu, Kades Kedungmlati, Mariyati, mengakui, salah satu akses jalan antar kecamatan di wilayah setempat rusak sejak lama.

Baca Juga:  Sertijab Kepala SMKN Kudu Jombang, Cabdindik Dorong Inovasi dan Beri Target Lolos LKS

’’Itu kewenangannya pemerintah daerah,’’ ucapnya.

Dia sudah menyampaikan ke kecamatan setempat. Harapanya bisa ditindaklanjuti sehingga dilakukan perbaikan.

’’Mudah-mudahan bisa segera diperbaiki,’’ ungkapnya.

Sebab akses itu merupakan penghubung Desa Gedangan, Kecamatan Sumobito juga merupakan akses menuju Desa Ngrandulor, Kecamatan Peterongan.

Baca Juga:  Desa Plosokerep Jombang Lakukan KDAW, Ini Sosok Kepala Desa yang terpilih

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas PUPR Jombang, Bayu Pancoroadi, mengatakan, akan melakukan pengecekan ke lapangan terlebih dahulu. Guna melihat kondisi jalan dan status jalan itu.

’’Biar dicek teman-teman dahulu, karena sampai sekarang belum ada laporan masuk ke kita,’’ katanya melalui Kabid Bina Marga, Agung Setiaji. (fid/jif/ang)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *