Pemerintahan

Baru Setahun Diperbaiki, Jalur Alternatif di Desa Tanggungan Gudo Mulai Dihiasi Lubang, Pemkab Jombang Berencana Perbaiki Lagi Tahun Ini

×

Baru Setahun Diperbaiki, Jalur Alternatif di Desa Tanggungan Gudo Mulai Dihiasi Lubang, Pemkab Jombang Berencana Perbaiki Lagi Tahun Ini

Sebarkan artikel ini
BERLUBANG: Kondisi jalan alternatif di Desa Tanggungan Kecamatan Gudo tampak berlubang, Sabtu (30/3).

Desakita.co –

Kondisi jalan alternatif Jombang menuju Kediri tepatnya di Desa Tanggungan, Kecamatan Gudo dikeluhkan pengguna jalan Sabtu (30/3). Menyusul, jalan tersebut kembali muncul lubang dan permukaan jalan juga bergelombang.

Pantuan kemarin, ruas jalan Kasemen-Tanggungan nampak baru dilakukan pemeliharaan belum lama ini. Namun, kini sudah muncul lubang di beberapa sisi. Mulai pinggir hingga tengah jalan.

Baca Juga:  Terancam Overload, TPA Banjardowo Jombang Diperkirakan Bertahan Sampai 4 Tahun

”Baru beberapa minggu kemarin itu dilakukan perbaikan,” ujar Hendi salah satu warga sekitar.

Menurutnya, perbaikan itu tak bertahan lama. Sebab, jalan tersebut kembali muncul lubang. Perbaikan juga dilakukan hanya tambal sulam saja.

”Itu sudah mulai muncul lubang kembali. Perbaikan hanya ditambal saja,” bebernya.

Salah satu faktor yang membuat kerusakan cepat terjadi misalnya banyak kendaraan besar yang melintas. Sehingga, kondisi jalan cepat rusak.

Baca Juga:  Banyak Keluhan Penyaluran Pupuk Bersubsidi di Jombang, Begini Respons Pj Bupati Jombang

”Karena jalan ini merupakan jalan alternatif ke Kediri jadi banyak kendaraan besar yang melintas setiap harinya,” tegasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kabid Binamarga Dinas PUPR Jombang Agung Setiaji mengatakan, tahun ini ruas jalan tersebut bakal dilakukan rehabilitasi. ”Ya tahun ini dianggarkan untuk peningkatan jalan Kasemen-Tanggungan,” katanya.

Untuk anggaran sendiri sudah disiapkan Rp 4.534.962.000. Hanya saja, untuk pekerjaan sendiri masih belum dilakukan. ”Ini masih proses akan menuju lelang. Segera kita akan masukan ke pengadaan barang dan jasa (PBJ),” tuturnya.

Baca Juga:  Susun Raperda Wisata, Bapemperda DPRD Jombang Gali Masukan Publik

Meski begitu, untuk meminimalisir kerusakan. Pihaknya tetap berupaya melakukan pemeliharaan. Agar tidak membahayakan pengguna jalan. ”Kita setiap hari melakukan pemeliharaan jalan secara bertahap,” pungkas Agung. (yan/ang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *