Pemerintahan

Sempat Rusak Akibat Banjir, Talud Lining di Desa Betek Mojoagung Jombang Diperbaiki BBWS Brantas

×

Sempat Rusak Akibat Banjir, Talud Lining di Desa Betek Mojoagung Jombang Diperbaiki BBWS Brantas

Sebarkan artikel ini
Talud lining milik BBWS Brantas yang rusak di Desa Betek, Kecamatan Mojoagung, langsung direspons

Desakita.co – Talud lining milik BBWS Brantas yang rusak di Desa Betek, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang langsung direspons.

Dari identifikasi awal, diketahui kerusakan talud itu karena dampak banjir Kali Gunting. Perbaikan yang dilakukan akan segera rampung.

Hanif Sujatmiko, pelaksana proyek PT Tiara Multi Teknik, menjelaskan kerusakan talud  sudah teridentifikasi sejak beberapa pekan sebelumnya.

Pihaknya juga sudah menerjunkan tim ke lokasi untuk identifikasi kerusakan. “Proses perbaikan sedang dikerjakan,” katanya kemarin.

Baca Juga:  Miris, Plafon Pendopo Kecamatan Jombang Rusak, Begini Kondisinya

Dari identifikasi awal, lanjutnya, kerusakan muncul karena dampak banjir Kali Gunting pertengahan maret lalu.

Ada pintu lining yang dibuka oleh warga untuk pembuangan, agar air cepat surut. Namun, pembukaan bagian lining yang dilakukan warga itu justru berdampak buruk.

Air yang masuk ke bagian bawah lining terus menyebar dan mengakibatkan kerusakan pada sebagian pasangan lining yang lain.

Baca Juga:  Waspada! Palang Pintu Rel Kereta Api di Desa Jabon Jombang Rusak

“Kemarin yang rusak sepanjang 150 meter dan karena masih masa pemeliharaan, kami bertanggungjawab untuk melakukan perbaikan,” imbuhnya.

Perbaikan sudah dilakukan sejak 20 Maret lalu. Dengan mendatangkan tanah uruk untuk mengembalikan ketebalan tanggul yang tergerus.

“Karena gerusan air kemarin tanggul eksisting jadi lembek dan berlumpur, sehingga haruis ditambah tanah baru, dan sudah didatangkan,” lanjut dia.

Baca Juga:  Lestarikan Budaya Lokal, Desa Tanggalrejo Kecamatan Mojoagung Jombang Adakan Pelatihan Menari Gratis

Selain itu, untuk memperkuat pondasi pasangan lining, pihaknya telah memasang trucuk di lokasi talud.

Untuk mengantisipasi pembukaan pintu lining kembali, pihaknya telah memasang buis beton di lokasi.

“Jadi missal nanti dibutuhkan untuk saluran buang, sudah ada jalannya, tidak perlu membuka lining lagi,” pungkas Hanif. (riz/bin/ang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *